Pengaruh Penggunaan Lahan terhadap Tingkat Kinerja Jalan di Sepanjang Ruas Jalan Seturan Raya Kabupaten Sleman
AIDA LINTANG NUR AMALINA, Dr. Yori Herwangi, ST., MURP.
2017 | Skripsi | S1 PERENCANAAN WILAYAH DAN KOTASetiap guna lahan memiliki kemampuan atau potensi untuk menimbulkan pergerakan manusia dan barang. Dapat diketahui dari hubungan guna lahan yang diiringi aktivitas tertentu, membangkitkan sejumlah arus lalu lintas tertentu. Keterkaitan tersebut terkadang menimbulkan permasalahan lalu lintas seperti kemacetan dikarenakan pelayanan jalan berkurang oleh kinerja jalan yang menurun. Berdasarkan dokumen Rencana Detail Tata Ruang Kecamatan Depok tahun 2015 diketahui bahwa Jalan Seturan Raya memiliki derajat kejenuhan (V/C) = 0,89 yang mengindikasikan arus jalan tersebut tidak stabil dan sering terjadi kemacetan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan lahan terhadap kinerja jalan di ruas Jalan Seturan Raya. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dan kualitatif. Metode kuantitatif digunakan untuk menghitung bangkitan tarikan pergerakan, hambatan samping, volume lalu lintas, kapasitas jalan, dan kinerja. Sedangkan metode kualitatif digunakan untuk mengidentifikasi penggunaan lahan dan menganalisis pengaruh penggunaan lahan terhadap tingkat kinerja jalan. Penggunaan lahan di kawasan penelitian adalah mixed use, dengan jenis penggunaan lahan yang dominan yaitu penggunaan lahan permukiman, pendidikan, perdagangan dan jasa. Penggunaan lahan di sisi jalan memiliki pengaruh yang cukup besar terhadap kinerja jalan. Dibuktikan oleh hasil penelitian yang menunjukkan bahwa rata-rata bangkitan dan tarikan pergerakan yang diciptakan oleh penggunaan lahan di kawasan Jalan Seturan Raya memberikan kontribusi kurang lebih 42% dari volume lalu lintas di Jalan Seturan Raya. Besarnya pengaruh penggunaan lahan yang dominan tersebut dapat menciptakan pergerakan yang tinggi pada waktu puncak tertentu, sehingga dapat menurunkan kinerja jalan mencapai pada tingkat pelayanan jalan E dengan karakteristik arus tidak stabil dan sering terjadi kemacetan. Rendahnya kinerja jalan dikarenakan kurang sesuai dengan fungsi Jalan Seturan Raya sebagai jalan lokal primer yang harus menampung pergerakan di kawasan sekitarnya dimana pada kawasan tersebut berada di kawasan PKN (Pusat Kegiatan Nasional) dan diarahkan menjadi kawasan pendidikan tinggi, perdagangan dan jasa, serta permukiman kepadatan tinggi. Rekomendasi yang dapat diberikan pada penelitian ini adalah perlu pengendalian terhadap perkembangan guna lahan, membatasi akses keluar-masuk kendaraan dari sisi jalan karena mempengaruhi hambatan samping, dan rekomendasi untuk jangka panjang dapat dengan mengalihkan pergerakan ke jalan lain untuk menampung aktivitas penggunaaan lahan di Kawasan Seturan yang terus berkembang.
Every land use has the ability or potency to cause the movement of people and goods. It can be recognized from relation between land use and certain activities, generating a number of traffic flow. Sometimes that connections cause traffic problem such as traffic jam as the result of level of service by decreasing road performance. Based on document of Spatial Detail Planning of Depok Sub-District in 2015, it shows that Jalan Seturan Raya has degree of saturation (DS) = 0,89 which indicate that the traffic flow is unstable and frequent traffic jam. This purpose of this research is to determine the effect of land use toward Jalan Seturan Raya's performance. The research uses quantitative and qualitative methods. Quantitative methods are used for calculating trip generation and attraction, other side friction, traffic's volume, road capacities, and the performance of Jalan Seturan Raya. Qualitative methods are used for identifying land use and analyzing influence of land use toward road performance level. Land use in the research area is mixed use, with a kind of land use which is dominant, that is land use of settlement, educational activity, commerce and services. Land use beside the road has big influence to road performance. It is proved by the result of the research with shows that the average of trip generation and attraction which is created by land use in the Jalan Seturan Raya Area, gives contribution up to 42% from traffic's volume in Jalan Seturan Raya. The influence of land use which is very dominant can create high movement in peak hour, therefor it can decrease road performance to the level of road service E, with typical traffic unstable and frequent traffic jam. Low road performance is cause by road condition which not suitable with the function of Jalan Seturan Raya as a local primary road, which has to reserve the movement in surrounding area, in which those area is PKN area (Pusat Kegiatan Nasional) and it is aimed to become high educational area, commerce and service, as well as high density settlement. The recommendation which is given to this research is the importance of controlling toward development of land uses, limitation of in and out vehicle access from side road because it influence side friction, and the recommendation for long term policy by distributing traffic to other roads to accommodate land use activity in Seturan Area which keep on develop.
Kata Kunci : Guna Lahan, Kinerja Jalan, Bangkitan dan Tarikan