Laporkan Masalah

PERSEPSI DAN INTERAKSI MASYARAKAT KAMPUNG KALIADEM DAN MEDITERANIA BOULEVARD DENGAN KAWASAN SUAKA MARGASATWA MUARA ANGKE JAKARTA UTARA

JUAN SAMUEL, Dr. Ir. Lies Rahayu Wijayanti Faida, MP.

2017 | Skripsi | S1 KEHUTANAN

Suaka Margasatwa Muara Angke merupakan satu-satunya kawasan konservasi yang memiliki ukuran paling kecil dan berada di daerah perkotaan. Persepsi masyarakat sekitar kawasan suaka margasatwa dan interaksinya dengan kawasan penting untuk diketahui dalam penyusunan strategi pengelolaan kawasan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi masyarakat terhadap Suaka Margasatwa Muara Angke dan mengetahui interaksi masyarakat dengan kawasan tersebut. Studi kasus dipilih sebagai metode dalam penelitian ini. Pemilihan key informant digunakan untuk memilih informan yang kemudian diwawancarai dengan in-depth interview dengan topik persepsi dan interaksi masyarakat dengan kawasan. Hasil wawancara dianalisis dengan analisis deskriptif kualitatif. Dari hasil penelitian ini diperoleh bahwa masyarakat Kampung Kaliadem dan Mediterania Boulevard memiliki persepsi bahwa keutuhan kawasan suaka margasatwa harus dijaga. Namun, terdapat juga persepsi lainnya bahwa kawasan tersebut dapat dikunjungi sebagai objek wisata. Kedua kelompok masyarakat tersebut tidak melakukan interaksi dengan kawasan. Tetapi, justru masyarakat yang bukan berasal dari sekitar kawasan berwisata ke kawasan tersebut yang mengakibatkan perubahan perilaku satwa asli yang ada di dalam kawasan.

Muara Angke Wildlife Sanctuary is the only conservation area which has the smallest area size and is located in an urban area. The public perception surrounding the sanctuary area and its interaction with the area is important to be known in composing an area management strategy. This study aimed to find out public perception towards Muara Angke Wildlife Sanctuary and to discover community interaction with the area. Case study was used as the method of the research. Choosing key informant was used to choose the community, who then were interviewed in-depth on topics of public perception and interaction with the area. The answers of the interview were analyzed with descriptive qualitative analysis. The results explained that the community of Kampung Kaliadem and Mediterania Boulevard had a perception that the wildlife sanctuary area wholeness must be kept. However, there was another perception that told that the area may be visited as tourism object. The community did not do interaction with the area. Instead, it were people far from from far who toured the area, and resulted in behavior change of the wildlife of the area.

Kata Kunci : interaksi masyarakat, persepsi, suaka margasatwa, strategi, studi kasus