Laporkan Masalah

ANALISIS KINERJA KEUANGAN BADAN USAHA KREDIT PERDESAAN KABUPATEN/KOTA DI PROVINSI DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA TAHUN 2012-2016

MINA DINIATI, Dra. Nur Aini Yuniyarti, M.Si

2017 | Tugas Akhir | D3 EKONOMIKA TERAPAN SV

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kinerja keuangan Badan Usaha Kredit Perdesaan Kabupaten/kota Provinsi di Daerah Istimewa Yogyakarta dilihat dari aspek rentabilitas (earning). Jenis data yang digunakan adalah data sekunder berupa laporan keuangan yang diperoleh dari Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta di Bidang Administrasi Keuangan Daerah. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode deskriptif, yaitu dengan menggunakan data laporan keuangan untuk menilai tingkat kesehatan BUKP. Sedangkan teknik analisis data yang digunakan adalah dengan menggunakan metode CAMEL pada faktor rentabilitas (earning). Hasil analisis data tersebut, diperoleh kesimpulan CAMEL berdasarkan faktor rentabilitas (earning) pada Badan Usaha Kredit Perdesaan Kabupaten Bantul tergolong kriteria Sehat. Kabupaten Kulon Progo tergolong kriteria Sehat. Kabupaten Gunungkidul tergolong kriteria Sehat. Kabupaten Sleman tergolong kriteria Sehat. Namun, Kota Yogyakarta tergolong ke dalam kriteria Tidak Sehat. Kemudian dilihat dari perkembangan kolektibilitas kredit, kredit macet yang ada di BUKP tahun 2012-2016 di Daerah Istimewa Yogyakarta diketahui bahwa rata-rata kolektibilitas kredit macet Kota Yogyakarta adalah sebesar 33.18 persen, Kabupaten Bantul sebesar 31.77 persen, Kabupaten Kulon Progo sebesar 29.04 persen, Kabupaten Gunungkidul sebesar 26.68 persen, dan Kabupaten Sleman sebesar 22.78 persen. Kemudian pada tahun 2012 laba yang disumbangkan Badan Usaha Kredit Perdesaan untuk Pendapatan Asli Daerah adalah sebesar Rp3.217.418.462. Pada tahun 2013 mengalami peningkatan menjadi Rp3.427.907.025. Pada tahun 2014 mengalami peningkatan lagi menjadi Rp3.965.052.571. Pada tahun 2015 menjadi Rp3.965.052.571. Namun pada tahun 2016 laba yang disumbangkan Badan Usaha Kredit Perdesaan untuk Pendapatan Asli Daerah mengalami penurunan sehingga menjadi Rp3.451.453.430.

This study aims to determine the financial performance of Rural Credit Enterprises in District and Cities Provinces in Yogyakarta Special Region seen from the aspect of profitability. The type of data used is secondary data from the financial statements obtained from the Office of Revenue Management of Finance and Assets Special Region of Yogyakarta in the field of Regional Financial Administration. This research is a quantitative research with descriptive method, that is by using financial statement data to assess of Rural Credit Enterprises health level. While data analysis technique used is by using CAMEL method on earnings. The results of data analysis, obtained CAMEL conclusions based on the factors of profitability in the Rural Credit Enterprise Bantul regency classified Health criteria. Kulon Progo Regency is classified as Healthy criteria. Gunungkidul Regency is classified as Healthy criteria. Sleman regency classified Health criteria. However, the city of Yogyakarta belong to the criteria of Unhealthy. Then seen from the development of collectibility of credit, bad credit existing in Rural Credit Enterprise year 2012-2016 in Yogyakarta Special Region Known average collectibility of bad loans in Yogyakarta is 33.18 percent, Bantul regency of 31.77 percent, Kulon regency Progo is 29.04 percent, Gunungkidul Regency is 26.68 percent and Sleman Regency is 22.78 percent. Then in 2012 the profits contributed by Rural Credit Enterprises for Local Revenue amounted to Rp3,217,418,462. In 2013 it increased to Rp3,427,907,025. In the year 2014 increased again to Rp3.965.052.571. In 2015 to Rp3,965,052,571. However, in 2016 the profits contributed by Rural Credit Enterprises for Local Own Revenue decreased to Rp3,451,453,430.

Kata Kunci : Kinerja, Keuangan, Badan Usaha Kredit Perdesaan/Performance, Finance, Rural Credit Enterprise

  1. D3-2017-362164-abstract.pdf  
  2. D3-2017-362164-bibliography.pdf  
  3. D3-2017-362164-tableofcontent.pdf  
  4. D3-2017-362164-title.pdf