HUBUNGAN ANTARA EFIKASI DIRI DENGAN PERILAKU IBU DALAM PENATLAKSANAAN DIARE PADA ANAK BALITA DI KECAMATAN SENTOLO KABUPATEN KULON PROGO
HANIF MIFTAHUL IZA, Lely Lusmilasari,S.Kp.,M.Kes.,Ph.D;Dr. Fitri Haryanti,S.Kp.,M.Kes
2017 | Skripsi | S1 ILMU KEPERAWATANLatar Belakang: Penyakit diare adalah penyebab utama kedua kematian pada anak yang menyebabkan sekitar 760.000 anak meninggal setiap tahun. Di Indonesia sendiri, kasus diare menempati urutan kedua setelah ISPA yang menjadi penyebab kematian, terutama pada kelompok anak usia di bawah 5 tahun. Salah satu hal yang mengakibatkan kematian balita karena kasus diare adalah tata laksana yang tidak tepat baik di rumah maupun di sarana kesehatan. Peran seorang ibu sangat besar dalam melakukan perawatan pada anak. Perilaku penatalaksanaan diare oleh ibu dipengaruhi oleh efikasi diri yang dimiliki. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara efikasi diri dengan perilaku ibu dalam penatalaksanaan diare pada balita di Kecamatan Sentolo Kabupaten Kulon Progo. Metode: Penelitian ini menggunakan metode cross sectional yang dilaksanakan pada bulan april hingga mei 2017. Subjek penelitian adalah ibu yang mempunyai balita dengan riwayat diare. Besar sampel sebanyak 91 responden. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah efikasi diri dan variabel terikatnya adalah perilaku ibu. Penelitian menggunakan analisis univariat dan analisis bivariat menggunakan uji korelasi pearson product moment. Hasil: Persentase responden yang memiliki efikasi diri tinggi sebanyak 52,7%. Persentase responden yang memiliki perilaku baik sebanyak 54,9%. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan yang positif antara efikasi diri dan perilaku ibu dengan p=0,003 dan r=0,284. Kesimpulan: Ada hubungan positif yang signifikan antara efikasi diri dan perilaku ibu. Semakin tinggi efikasi diri maka ibu semakin memiliki perilaku yang baik.
Background: Diarrhea is the second main cause in children that caused 760.000 children death each year. In Indonesia, diarrhea cases is the second ranks whose causing death, especially on children under 5 year groups. One thing that involved death among children under 5 year old is wrong management in household and health facilities. The role of mother is important to do the children care. The diarrhea management behavior of mother is involved by mother’s self-efficacy itself. Goal: The aim of this research was to know the relation between self-efficacy and mother’s behavior in diarrhea management among children under 5 year old in Sentolo district, Kulon Progo. Method: This research used cross-sectional method that be held on april until may 2017. Participants of this research were mothers who have children under 5 year old with medical record of diarrhea. Number of sample were 91 participants. Independent variable in this research was self-efficacy and dependent variable was mother’s behavior. This research used univariate and bivariate analysis with Pearson Product moment correlation test. Result: Percentage of participants who had high self-efficacy was 52,7%. Percentage of participants who had good behavior was 54,9%. The results shown that there was positive relation between self-efficacy and mother’s behavior with p=0,003 and r=0,284. Conclusion:There were positive significant relation between self-efficacy and mother’s behavior. Higher self efficacy made mother’s behavior better.
Kata Kunci : efikasi diri, perilaku, diare pada balita/self-efficacy, behavior, diarrhea in toddlers