EVALUASI INDIKATOR STUDI KELAYAKAN PASAR BERSIH BABARSARI LOFT MARKET
ENI ROMANTI, Ihda Arifin Faiz, S.E., M.Sc.
2017 | Tugas Akhir | D3 AKUNTANSI SVStudi kelayakan pasar bersih Babarsari loft market yang telah diselesaikan oleh PT Syncore Indoesia hanya menggunakan aspek non teknis untuk menilai kelayakan rencana usaha ini. Sedangkan, indikator aspek studi kelayakan bisnis secara ideal meliputi aspek hukum, aspek keuangan, aspek pasar dan pemasaran, aspek teknis dan operasi, aspek manajemen dan organisasi, aspek sosial dan ekonomi, serta aspek analisis dampak lingkungan. Oleh karena itu, untuk menilai kelayakan suatu rencana usaha masih kurang memenuhi kriteria penilaian. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi apakah indikator studi kelayakan pasar bersih Babarsari sudah memenuhi kriteria penilaian kelayakan rencana usaha. Adapun metode penulisan yang digunakan yaitu analisis deskriptif kualitatif sesuai dengan data yang didapatkan. Teknik yang digunakan penulis yaitu dengan membandingkan antara indikator studi kelayakan bisnis dengan indikator studi kelayakan pasar bersih Babarsari. Hasil analisis menunjukkan bahwa indikator yang digunakan PT Syncore Indonesia tidak sesuai dengan aspek studi kelayakan secara idealnya. Diketahui dari 23 indikator studi kelayakan, empat indikator tidak berpengaruh terhadap hasil studi kelayakan, sehingga tidak perlu dimasukkan ke dalam kriteria penilaian, 14 indikator sangat berpengaruh, sehingga perlu dimasukkan, dan lima indikator kurang berpengaruh terhadap hasil studi kelayakan. Indikator yang tidak perlu dimasukkan ke dalam kriteria penilaian kelayakan yaitu aspek hukum serta aspek manajemen dan organisasi, karena usaha masih dalam bentuk rencana. Sedangkan 14 indikator yang sangat perlu dimasukkan ke dalam kriteria penilaian yaitu terdapat pada aspek keuangan, aspek pasar dan pemasaran, aspek teknis dan operasi, aspek sosial dan ekonomi, aspek analisis dampak lingkungan, serta aspek lainnya.
Feasibility study Babarsari loft market already finished by PT Syncore Indonesia just use non technical indicator for valuate feasibility business plan. However, indicators of ideally business feasibility study are juridical aspect, financial aspect, market and marketing aspect, technical and operating aspect, management and organization aspect, with environment impact analysis aspect. Therefore,it is not enough for valuate the feasibility of business plan. The objective of this research to evaluation feasibility study Babarsari loft market indicators. The research method is descriptive qualitative analysis base on data has founded. Authors use tecnical compare the ideal feasibility study indocators with feasibility study Babarsari loft market indicators. The analysis result is show that indicators which used by PT Syncore Indonesia in feasibility study Babarsari loft market are not appropriate with ideal indicators. Ascertainable that 23 of feasibility study indicators, contained of four indicators are influential to feasibility study result which don’t need to include in assessment criteria, 14 indicators are very influential, then it is very need to include in feasibility study, and five indicators are not must be included in the assessment criteria of feasibility study Babarsari loft market. The indicators which don’t have to included are juridical aspect and management and organization aspect, because the business is still planning. Whereas the 14 indicators which very important to include in feasibility study are financial aspect, market and marketing aspect, technical an operation aspect, social and economic aspect, environment impact analysis aspect, and another aspect.
Kata Kunci : Evaluation, feasibility study, Babarsari loft market.