Laporkan Masalah

PERAN ORGANISASI KEPEMUDAAN PEREMPUAN DALAM PENINGKATAN PARTISIPASI POLITIK PADA PEMILU 2014 DAN IMPLIKASINYA TERHADAP KETAHANAN POLITIK ORGANISASI (Studi Terhadap Nasyiatul Aisyiyah Kota Yogyakarta)

JIHAS RANIE ARTIKA, Prof. Dr. Sudjito, SH, M.Si;Prof. Dr. Agus Pramusinto, MDA

2017 | Tesis | S2 Ketahanan Nasional

Nasyiatul Aisyiyah adalah organisasi perempuan muda sayap Muhammadiyah yang berkiprah sejak jaman perjuangan kemerdekaan Indonesia, tahun 1931. Di masa-masa sulit kemerdekaan tersebut, Nasyiatul Aisyiyah berperan dalam aktifitas pendidikan, ketrampilan dan kegiatan-kegiatan yang mendukung perjuangan bangsa Indonesia dan pemenuhan kebutuhan-kebutuhan perempuan. Sejak saat itu, kerja Nasyiatul Aisyiyah terus berkembang. Tidak hanya bidang pendidikan, kesehatan dan keterampilan, namun juga penyadaran dan peningkatan peran politik perempuan, sebagai isu penting dalam keadilan gender, kewarganegaraan dan ketahanan nasional. Oleh karena itu, dirasa menarik untuk meneliti peran Nasyiatul Aisyiyah di ranah politik khususnya kaitannya dengan proses pemilu sebagai pilar demokrasi. Penting kiranya menghubungkan penelitian ini dengan kajian Ketahanan Politik Organisasi yang dapat dirasakan oleh segenap kader. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan teori Peran dan Teori Ketahanan Politik Organisasi. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif, dengan teknik pengumpulan data melalui studi pustaka dan studi lapangan (observasi, wawancara, dan analisis dokumen). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Nasyiatul Aisyiyah Kota Yogyakarta sebagai organisasi keagamaan, sosial, dan kemasyarakatan berpandangan terbuka dan tidak tabu membicarakan ranah politik khususnya politik perempuan. Pandangan ini meningkatkan partisipasi politik kader Nasyiatul Aisyiyah Kota Yogyakarta dalam pemilu 2014. Sekolah politik perempuan Nasyiatul Aisyiyah Kota Yogyakarta merupakan contoh pendidikan politik perempuan yang dilakukan secara internal untuk meningkatkan partisipasi politik kader. Peningkatan partisipasi politik kader Nasyiatul Aisyiyah Kota Yogyakarta memiliki implikasi positif terhadap Ketahanan Politik Organisasi pada Pemilu 2014

Nasyiatul Aisyiyah is an organization of young women who take part Muhammadiyah wings since the days of the struggle for independence of Indonesia, in 1931. In difficult times of independence, Nasyiatul Aisyiyah role in educational activities, skills and activities that support the struggle of the Indonesian people and the fulfillment of needs- needs of women. Since then, work of Nasyiatul Aisyiyah continues to grow. Not only education, health and skills, but also awareness and increasing of political role of women, as an important issue in gender equality, citizenship and national resilience. Therefore, it is deemed interesting to do research in the role Nasyiatul Aisyiyah in the politic, related to the electoral process as a pillar of democracy, particularly. It is important to connect this research with Politics Resilience studies. In this study, researchers used the Theory of Role and the Organizational Political Resilience Theory. The method used is qualitative method, with data collection through library research and field studies (observation, interviews and document analysis). The results of this study indicate that Nasyiatul Aisyiyah Yogyakarta support women's political role, but the involvement of the institutions in the organization of practical politics is still under debate among its members. This was demonstrated in the 2014 election in which members Nasyiatul Aisyiyah Yogyakarta give active support to one of the Muhammadiyah cadres who ran as a candidate member of the Regional Representative Council but no official decision orgasnisasi to such support. Active role Nasyiatul members Aisyiyah is the result of political education for women who do this, without having to be directly involved in practical politics. Increased community participation such as Nasyiatul Aisyiyah member is also positively correlated with the fulfillment of indications of the Organizational Political Resillience.

Kata Kunci : Nasyiatul Aisyiyah, Politik, Perempuan, Pemuda, Ketahanan Politik Organisasi