TINGKAT KEBERHASILAN PROGRAM DESA MANDIRI PANGAN (DEMAPAN) STUDI PADA: PROGRAM DESA MANDIRI PANGAN DESA SUMBERREJO KECAMATAN TEMPEL DAN DESA WUKIRHARJO KECAMATAN PRAMBANAN KABUPATEN SLEMAN
RIZKI AMALIA FIRDA, Latri Wihastuti, SE, M.Sc.
2017 | Tugas Akhir | D3 EKONOMIKA TERAPAN SVProgram Desa Mandiri Pangan merupakan program pemerintah yang bertujuan untuk meningkatkan keberdayaan masyarakat pedesaan dengan memanfaatkan secara optimal sumber daya yang dimiliki atau dikuasainya untuk mencapai kemandirian pangan rumah tangga dan masyarakat. Program ini memiliki empat tahapan yaitu tahap persiapan, tahap penumbuhan, tahap pengembangan, tahap kemandirian. Sasaran dari program ini adalah rumah tangga miskin di desa rawan pangan untuk mewujudkan kemandirian pangan masyarakat yang dilaksanakanakan melalui pemberdayaan kelompok afinitas dan pengelolaan bantuan sosial oleh lembaga keuangan desa, pelatihan, pendampingan, dan peningkatan aksesbilitas kelompok afinitas. Di Kabupaten Sleman sendiri program tersebut diluncurkan pertama kali pada tahun 2009 dengan memberikan dana bantuan sosial sebesar 100 juta rupiah untuk masing-masing desa. Pelaksanaan Program Desa Mandiri Pangan sejak tahun 2009 di Kabupaten Sleman, dilaksanakan di dua desa yaitu di Desa Sumberrejo, Kecamatan Tempel dan Desa Wukirharjo, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Sleman. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada dan tidaknya perbedaan rata-rata pendapatan kelompok afinitas dan faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi keberhasilan Program Desa Mandiri Pangan di Desa Sumberrejo, Kecamatan Tempel dan Desa Wukirharjo, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Sleman. Metode penelitian ini menggunakan analisis Mann-Whitney yang bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat perbedaan dari 2 populasi data yang saling independen yaitu perbedaan nilai rata-rata pendapatan kelompok afinitas di Desa Sumberrejo dan Desa Wukirharjo. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa tingkat keberhasilan Progam Desa Mandiri Pangan di Desa Sumberrejo dan Desa Wukirharjo adalah sama. Hal ini dapat dilihat pada hasil uji Mann-Whitney yang menunjukan tidak adanya perbedaan rata-rata pendapatan kelompok afinitas di Desa Sumberrejo dan Desa Wukirharjo.
Program Desa Mandiri Pangan is a government program that aims to improve the empowerment of rural communities by optimally utilizing the resources they possess or control to achieve self-sufficiency of household and community food. The program has four stages: preparation stage, growth stage, development stage, independence stage. The objective of this program is poor households in food insecurity villages to realize community self-sufficiency through empowerment of affinity groups and social assistance management by village financial institutions, training, assistance, and increased accessibility of affinity groups. In Sleman District itself the program was first launched in 2009 by providing social assistance funds amounting to 100 million rupiah for each village. The implementation of the Mandiri Food Village Program since 2009 in Sleman District was implemented in two villages, namely Sumberrejo Village, Tempel District and Wukirharjo Village, Prambanan Sub-district, Sleman District. This study aims to determine whether there is difference in the average income of affinity groups and what factors affect the success of the Village Self-Sufficiency Program in Sumberrejo Village, Tempel District and Wukirharjo Village, Prambanan Sub-district, Sleman Regency. This research method uses Mann-Whitney analysis which aims to find out whether there are differences of 2 independent data population that is difference of mean value of earnings affinity group in Sumberrejo Village and Wukirharjo Village. The results of this study indicate that the success rate of Progam Desa Mandiri Pangan in Sumberrejo Village and Wukirharjo Village is the same. This can be seen in the Mann-Whitney test results that show no difference in the average income affinity groups in Sumberrejo Village and Wukirharjo Village.
Kata Kunci : Program Desa Mandiri Pangan/Self-contained Village Food Program