Laporkan Masalah

Metode Pelaksanaan Pembesian dan Bekisting pada Sistem Sambungan Struktur Precast Studi Kasus Proyek Pelayanan Kesehatan ST Carolus Borromeus

MUHAMAD AZHAR BASIL, Ir. Bambang Herumanta, M.T.

2017 | Tugas Akhir | D3 TEKNIK SIPIL SV

Pembangunan gedung pelayanan kesehatan merupakan pembangunan fasilitas masyarakat guna mencukupi kebutuhan masyarakat. Pembangunan gedung pelayanan kesehatan tentu berbeda dengan gedung biasa, perlu memikirkan aspek keselamatan dan keamanan. Oleh karena itu untuk memenuhi aspek kesehatan dan keselamatan proyek ini menggunakan struktur precast yang dirancang tahan gempa. Tujuan dari penulisan tugas akhir ini adalah untuk mengetahui metode pelaksanaan sistem sambungan struktur precast dan mengetahui produktivitas dari pelaksanaan sambungan struktur precast. Proyek pembangunan pelayanan kesehatan ST Carolus menggunakaan sistem splice sleeve pada sambungan kolom. Pada sambungan balok-kolom menggunakan dissepatter dan spircon. Dari analisa yang dilakukan metode pelaksanaan sambungan precast dengan konvesional berbeda, sambungan precast menggunakan pembesian lanjutan pada area sambungan. Produktivitas pekerja rata rata mampu mengerjakan 120-210 kg besi dalam satu hari kerja.

The construction of a health service building is the building of community facilities to meet the needs of the community. The construction of health-care buildings is different from ordinary buildings, need to think about safety and security. Therefore, to fulfill the health and safety aspects of the project, the structure of precast is designed to be earthquake resistant. The purpose of this thesis to know the method of implementation of the system connection of precast structures and know the productivity of the implementation of the precast structure connection. ST Carolus health service development project uses splice sleeve system on column connection. In the beam-column connection use the dissepatter and spircon. From the analysis carried out the method of implementation of precast connections with different conventional, precast connections using advanced iron in the connection area. The average worker productivity is able to work 120-210 kg of iron in one working day.

Kata Kunci : Metode pelaksanaan, Pembesian, Bekisting, Produktivitas waktu, produktivitas pekerja.

  1. D3-2017-370131-abstract.pdf  
  2. D3-2017-370131-bibliography.pdf  
  3. D3-2017-370131-tableofcontent.pdf  
  4. D3-2017-370131-title.pdf