Laporkan Masalah

ANALISIS PENGUJIAN METER TAKSI MENGGUNAKAN ALAT PENENTU WAKTU

NAILY ISTIANAH, Dr. Suparwoto, M.Si.

2017 | Tugas Akhir | D3 METROLOGI DAN INSTRUMENTASI SV

Telah dilakukan penelitian mengenai analisis pengujian meter taksi menggunakan metode alat penentu waktu. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui nilai kesalahan penunjukan relatif pada waktu yang direpresentasikan melalui pergantian tarif pada meter taksi. Nilai waktu diambil menggunakan stopwatch lalu nilainya dibandingkan dengan nilai waktu hasil perhitungan. Dengan adanya percobaan ini, dapat diketahui lolos atau tidaknya meter taksi tersebut. Penelitian ini berdasarkan OIML R-21 (2007) dan SK Dirjen Nomor 27/PDN/KEP/3/2010 tentang syarat teknis meter taksi. Metode yang digunakan pada penelitian adalah pengulangan data berupa nilai waktu pada pergantian tarif yang ekivalen dengan jarak 1 km. Percobaan dilakukan dua kali yaitu pada kecepatan 5 km/jam dan 0 km/jam. Nilai kesalahan penunjukan relatif didapatkan dari nilai kesalahan dibagi dengan nilai waktu hasil perhitungan dan hasilnya dalam bentuk persentase. Batas Kesalahan yang Diizinkan (BKD) pada kesalahan penunjukan relatif sebesar ±3% dari nilai sebenarnya. Hasil dari penelitian menunjukan bahwa terdapat perbedaan yang cukup signifikan dari nilai kesalahan penunjukan relatif pada waktu dengan kecepatan 5 km/jam dan 0 km/jam. Pada kecepatan 5 km/jam memiliki rata-rata nilai kesalahan penunjukan relatif yaitu 2.95%, 2.63%, dan 2.50% dan kecepatan 0 km/jam yaitu -10.73%, -10.92%, dan -10.93% yang melebihi nilai BKD-nya. Kesimpulan dari pengujian ini adalah meter taksi dinyatakan tidak lolos dan perlu dilakukan penjustiran pada meter taksi tersebut.

Research about taxi meter testing using time device has been done. The purpose of this research was to know the mistakes appointment of time, which was represented by the fare changed in taxi meter. The value of time was obtained by using stopwatch that its value was compared with the calculation of time. From the research, it was able to know whether the taxi meter was qualified or not. This research was based on OIML R-21 (2007) and SK Dirjen Nomor 27/PDN/KEP/3/2010 about technical requirement of taxi meter. Method that used for this research was repeatibility method from the time value that was equivalent with distance in 1 km. Experiment has been done twice at velocity of 5 km/h and 0 km/h. The mistakes appointment was obtained from the error divided with the calculation of time and the result was in percentage. BKD in mistakes appoinment is ± 3% of true value. Result of this research showed that difference was significant enough from the mistakes appointment between 5 km/h and 0 km/h. The average of mistakes appointment were 2.95%, 2.63%, and 2.50% at 5 km/h and -10.73%, -10.92%, and -10.93% at 0 km/h that was exceeded from its BKD value. The conclusion of this research was stated that taxi meter was not qualified and it was necessary to do reparation in taxi meter.

Kata Kunci : Meter Taksi, Tera Ulang, Stopwatch

  1. D3-2017-361832-abstract.pdf  
  2. D3-2017-361832-bibliography.pdf  
  3. D3-2017-361832-tableofcontent.pdf  
  4. D3-2017-361832-title.pdf