Laporkan Masalah

PENGARUH PEMBERIAN DIET TINGGI PROTEIN TERHADAP SATIETY

ALIFIA EVITARANI, A. Fahmy Arif Tsani, S.Gz., M.Sc; Ika Ratna Palupi, S.Gz., M.Sc, Dietisien

2017 | Skripsi | S1 GIZI KESEHATAN

Latar Belakang: Prevalensi obesitas di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) melebihi prevalensi nasional. Untuk menghindari terjadinya obesitas, pemilihan makanan dengan zat gizi yang tepat sangat dibutuhkan. Pemilihan makanan dengan zat gizi yang tepat dapat mempengaruhi rentang waktu kenyang atau disebut satiety. Protein merupakan salah satu komponen makronutrien yang sering dikonsumsi. Protein mempunyai efek yang signifikan mengurangi kondisi lapar dan meningkatkan satiety. Belum banyak penelitian yang melihat efek perbedaan pemberian diet tinggi protein hewani dan nabati terhadap satiety. Tujuan: Mengetahui perbedaan pengaruh pemberian diet tinggi protein hewani dengan diet tinggi protein nabati terhadap satiety. Metode: Jenis penelitian yang dilakukan yaitu eksperimental dengan rancangan pre-postgroup design. Subyek penelitian sebanyak 23 orang yang sesuai dengan kriteria inklusi dan eksklusi yang tinggal di Daerah Istimewa Yogyakarta. Satiety diukur dengan menggunakan kuesioner Visual Analogue Scale (VAS). Status gizi ditentukan dengan indikator BMI. Data dianalisis dengan menggunakan uji independent sample t test dan uji paired t test. Hasil: Dilihat dari komponen fullness, protein nabati cenderung lebih tinggi dari protein hewani, sedangkan untuk komponen hunger, desire to eat, dan PFC protein hewani cenderung lebih tinggi dari protein nabati. Akan tetapi, hasil uji statistik keduanya tidak menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan. Simpulan: Tidak ada perbedaan pengaruh pemberian diet tinggi protein hewani dengan diet tinggi protein nabati terhadap satiety.

Background: Prevalence of obesity in Special Region of Yogyakarta (DIY) exceeds the national prevalence. In order to prevent obesity, proper diet selection is required. Selection of foods with the right food ingredients may affect the full time span or called satiety. Protein is one of the most commonly used macro-nutrient components. Proteins have a significant effect of reducing hunger and increasing satiety. Not many studies that see the differences satiety effect of high animal and plant protein diet. Objective: Knowing the satiety effect of high animal and plant protein diet. Method: The type of research that was done was experiment with pre-post group design. The subjects of the study were 23 persons in appropriate with inclusion and exclusion criteria living in Yogyakarta Special Region. Satiety was measured using the Visual Analogue Scale (VAS) questionnaire. Nutritional status is determined by BMI indicator. The data were analyzed using independent sample t test and paired t test. Results: In terms of fullness components, plant protein diet tends to be higher than animal protein, whereas for hunger, desire to eat, and PFC components, animal protein diet tends to be higher than plant proteins. However, the results of statistical tests do not show any significant difference. Conclusion: There is no significant difference in the effect of high-protein diet with high-protein diet of vegetable to satiety.

Kata Kunci : obesitas, satiety, protein hewani, protein nabati