INTENSIFIKASI BEA PEROLEHAN HAK ATAS TANAH DAN BANGUNAN (BPHTB) SEBAGAI UPAYA PENIGKATAN PENDAPATAN ASLI DAERAH KABUPATEN SLEMAN TAHUN 2012-2016
NETI HERAWATI, Dra. Ike Yuli Andjani, M.Si.
2017 | Tugas Akhir | D3 EKONOMIKA TERAPAN SVINTISARI Tujuan penulisan Tugas Akhir ini adalah untuk mengetahui upaya intensifikasi BPHTB yang dilakukan oleh Badan Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Sleman dan mengukur kontribusi BPHTB terhadap PAD Kabupaten Sleman. Metode analisis yang digunakan dalam Tugas Akhir ini adalah analisis deskriptif kualitatif dengan pendekatan kuantitatif. Jenis data yang digunakan adalah data primer dan sekunder berupa hasil wawancara dan data pendukung yang diperoleh dari Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kabupaten Sleman maupun instansi lain yang bersangkutan. Hasil analisis meliputi: 1) hasil kegiatan intensifikasi BPHTB di Kabupaten Sleman selama lima tahun terakhir adalah sebesar 15,06 persen atau sebesar Rp15.345.715.877, dengan kategori tingkat efisisensi "sangat efisien". 2) faktor pendukung kesuksesan kegiatan intensifikasi BPHTB di Kabupaten Sleman adalah adanya regulasi dan sarana dan prasarana kantor yang mendukung. 3) faktor penghambat kegiatan intensifikasi ini adalah masih kurangnya tenaga ahli penilaian dan masih adanya celah hukum. 4) kegiatan Intensifikasi BPHTB di Kabupaten Sleman mampu meningkatkan realisasi penerimaan BPHTB Kabupaten Sleman dalam lima tahun terakhir, sedangkan kontribusi BPHTB terhadap PAD Kabupaten Sleman lima tahun terakhir masih termasuk dalam kategori "kurang". Kata kunci : BPHTB, intensifikasi, PAD
ABSTRACT The purpose of this Research is to know the intensification effort of BPHTB Implemented by financial institutions and regional assets (BKAD) Sleman and to measure the contribution of BPHTB to local revenue ( PAD) of Sleman. Methods of analysis used is qualitative analysis with quantitative approach. The type of data used is the primary and secondary data form of interviews and supporting data obtained from financial institutions and regional assets Sleman and other agencies. The result of the analysis concluded:1) The contribution value of tax intensification activities of BPHTB of Sleman Regency in the last five years is 15.06 percent or Rp15.345.715.877 with the effiency category "very effisien". 2) the factors supporting the success of BPHTB's intensification in Sleman Regency is the existence of regulation and supporting office facilities and infrastructures. 3) factors inhibiting the success of intensification of BPHTB in Sleman Regency is the lack of skilled appraisers and the existence of legal loopholes. 4) Intensification of BPHTB in Sleman is able to increase the realization of BPHTB in the last five years and BPHTB's contribution to the local revenue of Sleman Regency in the last five years is still included in the "less" category. Keywords: BPHTB, intensification, PAD
Kata Kunci : BPHTB, Intensifikasi, PAD