Laporkan Masalah

Laporan Tugas Akhir Pengukuran Produktivitas Parsial Bahan Baku Dengan Metode Objective Matrix (OMAX) Di PT Maya Food Industries Jawa Tengah

BAGUS RISKYANTO, Ir. Pujo Saroyo, M.Eng.Sc

2017 | Tugas Akhir | D3 AGROINDUSTRI SV

PT Maya Food Industries merupakan industri yang bergerak di bidang pengalengan ikan yang terletak di Pekalongan Jawa Tengah. Pengukuran produktivitas dapat diartikan sebagai rasio antara output terhadap input yang digunakan untuk menghasilkan output tersebut. Pengukuran produktivitas parsial bahan baku penting dilakukan untuk mengetahui tingkat efisiensi dan efektivitas bahan baku. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat produktivitas bahan baku pada periode Januari hingga Juni 2016 menggunakan metode Objective Matrix. Pengukuran ini dilakukan menggunakan 4 rasio dengan data yang diperlukan antara lain jumlah produk baik, jumlah bahan baku yang digunakan, jumlah bahan baku yang rusak, jumlah bahan baku yang cacat serta jumlah produk second grade. Berdasarkan pengukuran yang telah dilakukan terlihat bahwa nilai indikator performansi paling tinggi terdapat pada bulan Mei 2016 dengan nilai sebesar 744,25 sedangkan nilai indikator performansi paling rendah terdapat pada bulan Februari 2016 dengan nilai sebesar 50, di mana indeks produktivitas tertinggi terdapat pada bulan Mei dengan peningkatan sebesar 88,8% serta indeks produktivitas terendah terdapat pada bulan Februari dengan penurunan sebesar 87,3%. Usulan perbaikan yang dapat dilakukan yaitu dengan cara meningkatkan penanganan bahan baku, melakukan pengendalian pada proses Thawing serta meningkatkan ketelitian para pekerja pada bagian pemotongan.

PT Maya Food Industries is an industry which is moving in fish canning field that is located in Pekalongan, Central Java. A measurement of productivity can be defined as a ratio of an output toward the input which is used to produce the output. A measurement of raw material partial productivity is important to hold in order to know the level of the efficiency and effectiveness of the raw materials. This study aims to determine the level of raw material productivity from January to June 2016 by using Objective Matrix method. This measurement was performed by using four ratios with some required data, such as the number of good products, the amount of used raw materials, the amount of damaged raw materials, the amount of defective raw materials, and the number of second grade products. Based on the measurement which has been done, the highest indicator performance occured in May 2016 by the number of 744.25 while the lowest indicator performance occured in February 2016 by the number of 50 in which the highest productivity index occured in May by 88.8% increase and the lowest productivity index occured in February by 87.3% decrease. The improvement suggestions that can be done were improving the raw material handling process, controlling the Thawing process, and enhancing the workers’accuracy on the cutting process.

Kata Kunci : Bahan baku, Ikan Scomber, Objective Matrix, Pengalengan, Produktivitas parsial

  1. D3-2017-370418-abstract.pdf  
  2. D3-2017-370418-bibliography.pdf  
  3. D3-2017-370418-tableofcontent.pdf  
  4. D3-2017-370418-title.pdf