Laporkan Masalah

Community Music Learning Centre dengan Pendekatan Collaborative Space di Yogyakarta

RAKA AFFA ARASYA MAHARIKA, Alexander Rani Suryandono, ST. M. Arch

2017 | Skripsi | S1 ARSITEKTUR

Yogyakarta merupakan sebuah kota yang memiliki fenomena sosial yang khas, yakni fenomena komunitas, dimana salah satunya adalah komunitas musik. Komunitas musik di Yogyakarta sangat banyak dan beragam, dan sering melakukan berbagai pertunjukan musik. Namun fasilitas atau wadah bagi komunitas musik ini masih belum tersedia di Yogyakarta, dan tempat belajar dan berlatih komunitas cenderung bermasalah dari segi keruangan hingga kenyamanan. Fasilitas lengkap biasanya tersedia di fasilitas pendidikan musik formal, namun dengan terbatasnya jumlah fasilitas pendidikan musik, dunia musik di Yogyakarta tidak terfasilitasi. Dengan melakukan sebuah kajian dan desain community music learning centre di Yogyakarta, diharapkan komunitas musik Yogyakarta dapat terwadahi. Dengan heterogenitas komunitas musik yang ada, maka diperlukan sebuah pendekatan khusus berupa konsep collaborative learning yang dapat mewadahi komunitas heterogen di Yogyakarta. Collaborative learning space ini diharapkan dapat memicu potensi untuk melakukan pertunjukan-pertunjukan kolaboratif di antara komunitas sehingga seni musik di Yogyakarta dapat terus hidup dan semakin maju, melalui konsep Interaction, Flexibility, dan Comfort.

The City of Yogyakarta has a unique phenomenon, which is the proliferation of hobby based communities, specifically music communities. The heterogeneity of these communities often sparks music performances around the city. Although the number of these communities keep on going, they lack spaces to learn and perform. With the limited movement and development of these music communities, the realm of music communities and music itself could be endangered. By doing a research and designing a community music learning centre in Yogyakarta, it is hoped that music communities in Yogyakarta can be facilitated. The development of Collaborative learning concept could hypothetically accommodate the heterogeneity of music communities in Yogyakarta

Kata Kunci : Music Learning Centre, Collaborative Space, Komunitas, community

  1. S1-2017-346009-abstract.pdf  
  2. S1-2017-346009-bibliography.pdf  
  3. S1-2017-346009-title.pdf