Perencanaan Tata Letak Fasilitas Pada UD. Rahmat, Magelag, Berdasarkan Tingkat Keterkaitan Kegiatan
SALISA C, Dr. Mirwan Ushada,STP.MApp.Life Sc
2017 | Tugas Akhir | D3 AGROINDUSTRI SVUD. Rahmat merupakan perusahaan yang bergerak dibidang pangan yakni memproduksi keripik singkong. UD. Rahmat saat ini berlokasi di Jalan Soekarno Hatta Biyetan, Mungkid, Magelang. Industri ini berencana untuk memindahkan lokasi pabriknya namun industri belum memiliki rancangan tata letak untuk industri yang baru. Bila dilihat dari tata letak industri saat ini, masih terdapat kekurangan pada penataan ruang tiap kegiatan. Permasalahan pada tata letak industri tersebut seperti letak kegiatan yang berjauhan, ruangan yang sempit, dan adanya aliran balik pada proses pemindahan bahan. Hal tersebut menyebabkan tingginya pemindahan bahan beserta waktu pemindahan bahannya. Untuk mengurangi permasalahan tata letak tersebut, peneliti melakukan perancangan ulang tata letak fasilitas pada UD. Rahmat dengan menyesuaikan luas tanah pada lokasi yang baru. Metode yang digunakan yakni menggunakan analisa keterkaitan kegiatan atau ARC (Activity Relationship Chart). Langkah yang dilakukan yakni mengidentifikasi permasalahan yang ada pada industri, kemudian dari permasalahan tersebut dibuatlah perancangan untuk tata letak yang baru dengan menghitung kebutuhan luas ruangan, dan kemudian dilakukan evaluasi jarak dan waktu tata letak usulan yang dibandingkan dengan tata letak industri saat ini. Dari evaluasi yang telah dilakukan, diketahui bahwa terjadi pengurangan jarak dan waktu pemindahan bahan.Total perbedaan jarak dan waktu antara layout lama dengan layout usulan adalah sebesar 64,3 meter atau setara dengan 57,4% dari layout semula yakni 150,9 meter. Sedangkan perbedaan waktu diperoleh sebesar 432,6 detik atau setara 29,3% dari layout semula sebesar 611,4 detik.
UD. Rahmat is a company that manufactures in the food that is producing cassava chips. UD. Rahmat is currently located at Jalan Soekarno Hatta Biyetan, Mungkid, Magelang.The industry is planning to move its plant location but they doesnt yet have a layout design for the new industry. When viewed from the layout of the industry today, there is still a lack of spatial planning of each activity. Problems in the industrial layout such as the location of activities far apart, the room is narrow, and the flow back in the process of material transfer. This causes the high transfer of materials along with the time of material transfer To reduce the layout problem, the researcher re-design facility layout at UD. Rahmat by adjusting the land area at the new location. The method used is using activity related analysis or ARC (Activity Relationship Chart). The step is to identify the problems that exist in the industry, then from the problem is made a design for the new layout by calculating the space needs of the room, and then evaluated the distance and time of the proposed layout compared with the current industrial layout. From the evaluation that has been done, it is known that there is a reduction of distance and time of material transfer. The total difference between the distance and time between the old layout with the proposed layout is 64.3 meters or 57.4% of the original layout of 150.9 meters. While the time difference obtained by 432.6 seconds or equivalent to 29.3% of the original layout of 611.4 seconds.
Kata Kunci : Tata Letak, ARC, Pemindahan Bahan, Jarak Perpindahan