TINJAUAN YURIDIS PELAKSANAAN CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY (CSR) YANG DILAKUKAN OLEH BADAN USAHA MILIK DESA (BUMDES) TIRTA MANDIRI (Studi Kasus: BUMDes Tirta Mandiri Desa Ponggok, Polanharjo, Klaten)
NURMALITA IKA RACHMAWATI, Laurensia Andrini, S.H., LL.M
2017 | Skripsi | S1 ILMU HUKUMPenelitian ini memiliki 2 (dua) tujuan yang hendak dicapai, yaitu untuk mengetahui pelaksanaan dan kendala yang dihadapi oleh BUMDes Tirta Mandiri dalam melaksanakan Corporate Social Responsibility kepada masyarakat dan untuk mengetahui pelaksanaan Corporate Social Responsibility yang dilakukan oleh BUMDes Tirta Mandiri apakah telah sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Metode penelitian yang digunakan dalam penulisan hukum ini adalah nomatif empiris dengan mempelajari berbagai peraturan perundang- undangan dan teori-teori hukum terkait yang memiliki cakupan yang terbatas, sehingga juga diperlukan penelitian hukum secara empiris dengan pengamatan ke lapangan melalui wawancara dengan narasumber dan responden untuk mendapatkan jawaban yang lebih komprehensif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa BUMDes Tirta Mandiri telah melaksanakan program-program CSR meliputi bidang pendidikan, kesehatan, sosial, pembangunan infrastruktur dan ekonomi sebesar 10% dengan bekerjasama dengan pemerintah desa Ponggok sehingga program tersebut merupakan arahan dari pemerintah desa Ponggok. Pelaksanaan CSR oleh BUMDes Tirta Mandiri telah sesuai dengan peraturan perundang- undangan namun perlu dipisahkan antara Badan Usaha Milik Desa dengan Perseroan Terbatas. BUMDes tidak wajib melaksanakan CSR karena tidak ada peraturan yang secara jelas menyatakan, sedangkan dikatakan wajib melaksanakan CSR bagi PT yang merupakan unit usaha yang berbadan hukum di bawah naungan BUMDes sebagai unit usaha bersama (holding) yang bergerak dan/atau berdampak di bidang sumber daya alam.
This research aims to reach 2 (two) objectives, to understand the implementation and the obstacle faced by BUMDes Tirta Mandiri in conducting Corporate Social Responsibility for the community and to determine whether or not its implementation is in accordance with the applicable law. The method by which this legal research is conducted is normative empirical one, conducted by studying various law and theories whose coverage is limited, consequently an empirical legal research was needed as well by field observation through interview with sources and respondent to gain more comprehensive answers. The result of the research shows that BUMDes Tirta Mandiri has conducted CSR programs which cover the area of education, health, social, infrastructure development and economy amounting to 10% by cooperating with Ponggok village government. The implementation of CSR by BUMDes Tirta Mandiri has complied with the applicable law, yet there must be separation between Village Owned Enterprise and Limited Liability Company. BUMDes is not obligated to conduct CSR due to the absence of an explicit law, however BUMDes under the control of BUMDes as holding operating in the field of and/or in relation to natural resource.
Kata Kunci : badan usaha milik desa, corporate social responsibility, perseroan terbatas, unit usaha bersama (holding). / village owned enterprise, corporate social responsibility, limited liability company, holding.