Laporkan Masalah

Dominansi Kalkun (Meleagris gallopavo) Jantan Terhadap Perilaku Kawin Kalkun

FADHILLA A M S, drh. Sri Gustari, M.P.

2017 | Skripsi | S1 KEDOKTERAN HEWAN

Perilaku kawin kalkun jantan meliputi strutting, mounting attempt, successful mounting, treading, dan tail bending. Beberapa faktor dapat mempengaruhi perilaku kawin kalkun. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perilaku kawin alami kalkun jantan berdasarkan dominansi tiap kalkun. Empat ekor kalkun (Meleagris gallopavo) jantan digunakan sebagai objek pengamatan. Pengamatan dilakukan dengan menyatukan seluruh kalkun jantan untuk melihat kedudukan sosial masing-masing kalkun, yaitu dominan dan subordinat. Masing-masing dicoba untuk mengawini kalkun betina, dan setelahnya diberikan seekor kalkun jantan lainnya untuk diobservasi kemauannya untuk mengawini betina lagi atau memilih untuk bertarung dengan pejantan lain. Hasil pengamatan dicatat dan ditabulasikan dalam bentuk data. Hasil penelitian menunjukkan dominansi kalkun jantan berpengaruh terhadap tingkah laku kawin alami kalkun. Kalkun yang dominan menjadi satu-satunya yang mencapai tail bending. Kalkun-kalkun subordinat hanya melakukan strutting saja tanpa ada upaya untuk menaiki betina.

Male turkey mating behavior includes strutting, mounting attempts, successful mounting, treading, and tail bending. Several factors may affect the turkey mating behavior. The aim of this research were intended to study the behavior of natural turkey mating based on the dominance of each turkey. Four male turkeys (Meleagris gallopavo) were used as an object of observation. Observations were made by merging the entire gobblers to see the hierarchy of each gobbler consisted of dominant and subordinate turkeys. Each gobbler were tried to mate with the hens, afterward the gobbler were being given another male, observing the gobbler willingness to mate the hens further, or started fighting another male. The observations were recorded and tabulated in the form of data. The results showed the dominance gobbler affect the behavior of natural mating turkeys. Dominant turkey becomes the only one who reached the tail bending. While subordinate turkeys simply do strutting without any effort to mount the females.

Kata Kunci : dominansi, kalkun jantan, perilaku kawin

  1. S1-2017-349597-abstract.pdf  
  2. S1-2017-349597-bibliography.pdf  
  3. S1-2017-349597-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2017-349597-title.pdf