Laporkan Masalah

Komunikasi Pemasaran Wisata Museum Studi Deskriptif Pemanfaatan Media dalam Komunikasi Pemasaran Museum Tembi Rumah Budaya Yogyakarta Untuk Menarik Minat Wisatawan

PUGUT ASTAAJI WIBOWO, RAHAYU, S.I.P., M.Si., M.A.

2017 | Skripsi | S1 ILMU KOMUNIKASI

Abstraksi Latar belakang: Sektor pariwisata di Indonesia menyumbangkan peran penting dalam perekonomian dan peningkatan kesejahteraan rakyat. Perkembangan pariwisata Indonesia terus mengalami peningkatan dari waktu ke waktu. Yogyakarta adalah kota wisata yang memiliki situs-situs kebudayaan dan kepurbakalaan yang tersohor serta berbagai ragam seni budaya yang masih tetap lestari hingga kini. Museum berperan sebagai rumah kebudayaan sebagai tempat wisata yang bersifat edukatif dan informatif. Di museum, pengunjung dapat memperoleh pengetahuan, informasi tentang sejarah, budaya dan warisan bangsa Indonesia. Namun keberadaan museum sebagai destinasi berwisata masih cukup rendah peminatnya dibanding obyek wisata lainnya. Oleh karena itu, penelitian ini akan mencoba mengungkapkan bagaimana komunikasi pemasaran di obyek wisata Museum Tembi Rumah Budaya agar tercipta sebuah hubungan yang positif, terbangunnya apresiasi dan pencitraan yang baik dari masyarakat terhadap daya tarik yang ditawarkan oleh museum. Tujuan: Mengetahui media apa saja yang digunakan oleh museum Tembi Rumah Budaya dalam komunikasi pemasaran untuk menarik minat wisatawan serta bagaimana pemanfaatan media tersebut dan juga mengetahui kendala apa saja yang dihadapi dalam memanfaatkan media komunikasi pemasaran. Metode Penelitian: Jenis penelitian ini yaitu deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah observasi dan wawancara. Hasil: Strategi komunikasi pemasaran yang digunakan oleh Tembi Rumah Budaya dalam upaya menarik wisatawan, menggunakan bauran komunikasi pemasaran yang lebih menitik beratkan pada pemanfaatan humas, publisitas dan internet.

Abstract Background: The tourism sector in Indonesia contributes an important role in the economy and the improvement of people's welfare. The development of Indonesian tourism continues to increase from time to time. Yogyakarta is a tourist city that has famous cultural and archeological sites as well as various cultural arts that still remain sustainable until now. The museum serves as a cultural home as an educational and informative resort. In the museum, visitors can gain knowledge, information about the history, culture and heritage of the Indonesian nation. But the existence of the museum as a tourist destination is still quite low demand than other attractions. Therefore, this research will try to reveal how marketing communication in tourism object of Museum Tembi Rumah Budaya to create a positive relationship, awakening good appreciation and imaging from society to attraction offered by museum. Objective: To know what media is used by Tembi Rumah Budaya Museum in marketing communication to attract tourists and how to use the media and also to know what constraints faced in utilizing marketing communication media. Research Method: This research type is descriptive with qualitative approach. Technique of collecting data in this research is observation and interview. Result: Marketing communication strategy used by Tembi Rumah Budaya in an effort to attract tourists, using marketing communication mix that focuses more on the use of public relations, publicity and internet.

Kata Kunci : Komunikasi, Pemasaran, Pemanfaatan Media, Promosi, Media Promosi, Wisata Museum, Communication, Marketing, Media Utilization, Promotion, Media Promotion, Museum Tour