TEKNIK PEMOTONGAN HEWAN DI RUMAH PEMOTONGAN HEWAN (RPH) GIWANGAN
ADI LAKSONO, Dr.drh.Yatri Drastini,M.Sc
2017 | Tugas Akhir | D3 KESEHATAN HEWAN SVRumah pemotongan hewan sebagai salah satu tempat pemotongan yang menjamin keamanan dan kualitas daging yang dikonsumisi. Tujuan penulisan tugas akhir ini adalah untuk mengetahui teknik pemotongan yang baik dan benar. Prosedur pemotongan hewan yaitu hewan diistirahatkan selama 12-24 jam, pemeriksaan antemortem, pemotongan hewan, dan pemeriksaan postmortem. Keputusan pemeriksaan antemortem yaitu hewan diijinkan dipotong tanpa syarat, hewan diijinkan dipotong dengan syarat, Hewan ditunda dipotong, dan hewan ditolak dipotong. Keputusan pemeriksaan postmortem daging dapat diedarkan, daging dapat diedarkan dengan syarat sebelum peradarannya,daging dapat diedarkan selama peredarannya dan daging dilarang diedarkan dan harus dimusnahkan.
Abattoirs is a place to slaughter ensuring the safety and quality of the meat consumed. The purpose of this work is to find a good cutting technique and correct. Animal slaughtering procedures are animals rested for 12-24 hours, antemortem inspection, animal slaughter,and postmortem inspection. Antemortem inspection decision which permitted animals are cut without conditions, allowable cut on the condition of animals, Animal delayed cut, and cut the animals rejected. Decision postmortem meat can be circulated, Meat can be circulated on condition before its consciousness, meat can be circulated during circulation and meat is forbidden to be circulated and must be destroyed.
Kata Kunci : Rumah pemotongan hewan, prosedur pemotongan, keputusan pemotongan.