Laporkan Masalah

PENGELOLAAN KAWASAN RAWAN LONGSORLAHAN DI DAS TLEGUNG KECAMATAN KALIBAWANG KABUPATEN KULON PROGO

MOCHAMAD NURHADI SATYA, Dr. Djati Mardiatno, M.Si.

2017 | Tesis | S2 Geografi

Longsorlahan merupakan peristiwa geologi yang terjadi karena pergerakan masa batuan atau tanah dengan berbagai tipe dan jenis seperti jatuhnya bebatuan atau gumpalan besar tanah Penelitian ini dilakukan di Daerah Aliran Sungai Tlegung yang merupakan bagian dari Pegunungan Menoreh Kabupaten Kulon Progo Provinsi Daerah Yogyakarta. Tujuan dari penelitian ini yaitu: (1) memetakan tingkat kerawanan longsor di DAS Tlegung Kulon Progo, dan (2) Menganalisis arahan pengelolaan DAS Tlegung berdasarkan tingkat kerawanan longsorlahan. Survei lapangan yang dilakukan dalam penelitian ini untuk membuat peta tingkat kerawanan longsorlahan di DAS Tlegung. Metode perbandingan matrik berpasangan atau AHP (Analytical Hierarchy Process) digunakan untuk pembobotan parameter longsorlahan. Analisis keruangan dilakukan dengan bantuan sistem informasi geografi berbasis raster dan vektor untuk mengolah peta parameter yang meliputi bentuklahan, sudut lereng, buffer sungai, tanah, penggunaan lahan, dan buffer jalan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tingkat kerawanan longsor di DAS Tlegung terdiri dari tingkat kerawanan sangat rendah, rendah, tinggi dan sangat tinggi. Tingkat kerawanan longsor tinggi dan sangat tinggi berada di desa Sidoharjo dan Banjarasri. Pengelolaan DAS Tlegung berbasis rawan longsor lahan dapat dilakukan dengan penerapan konsep Geo-Disaster Management dan konsep Hybrid Socio-Technical System yang terdiri dari : sistem peringatan dini longsor, peningkatan pemberdayaan masyarakat dan pembuatan peta kerawanan longsor DAS Tlegung

Landslide is a geological event that occurs due to mass movements of rock or soil with various types and species such as the fall of large rocks or clumps of soil. This study was conducted on Tlegung watershed, part of Menoreh Mountains in Kulonprogo Regency, Yogyakarta Province. The objectives of this study are: (1) to map the level of susceplibility to in Tlegung watershed (2) Analyze course tlegung watershed management based on the level of susceplibility to landslides Field surveys were carried out in this study to make a map of the level of susceplibility to landslides in Tlegung watershed. Analytical hierarchy process or defined as matrix pairwise comparisons was applied to calculate weight of parameter maps. Vektor and raster-based GIS were applied in order to analyze the spatial distribution of landslide with parameter maps, e.g. landform, slope angle, distance to drainage networks, soil, landuse, and distance to road networks. The results showed that the level of susceplibility to landslides Tlegung watershed consists of the susceplibility of very low, low, high and very high. the susceplibility of high and very high landslide in the Sidoharjo and Banjarasri village. Tlegung watershed management based on landslide prone to do with the application of the concept of Geo-Disaster Management and Hybrid concept Socio-Technical System comprising : a landslide early warning system, increase community development and manufacture of regional landslide susceptibility maps of Tlegungwatershed.

Kata Kunci : longsorlahan, DAS Tlegung, AHP

  1. S2-2017-326618-abstract.pdf  
  2. S2-2017-326618-bibliography.pdf  
  3. S2-2017-326618-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2017-326618-title.pdf