DAMPAK KETERSEDIAAN RUANG LAKTASI TERHADAP KESEHATAN ANAK DAN PRODUKTIVITAS KERJA IBU MENYUSUI YANG BEKERJA DI PUSKESMAS DAN RUMAH SAKIT UMUM DAERAH KABUPATEN MALINAU
SETING JATING, Rimawati, S.H.,M.Hum
2017 | Tesis | S2 Hukum KesehatanPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mengkaji dampak ketersediaan ruang laktasi terhadap kesehatan anak dan produktivitas kerja ibu menyusui yang bekerja di Puskesmas dan RSUD Kabupaten Malinau serta upaya yang dilakukan oleh instansi (Puskesmas dan RSUD Malinau) tempat ibu bekerja dalam melaksanakan Pasal 3 Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 15 Tahun 2013 tentang Tata Cara Penyediaan Fasilitas Khusus Menyusui dan / atau Memerah Air Susu Ibu. Penelitian ini merupakan penelitian yuridis empiris. Bahan penelitian terdiri dari data primer dan data sekunder. Data primer diperoleh dari subyek penelitian, sedangkan data sekunder diperoleh dari studi dokumen, penelitian ini dianalisis dengan metode kualitatif dan dipaparkan secara deskriptif. Hasil penelitian dapat diuraikan bahwa tersedianya ruang laktasi dan tidak tersedianya ruang laktasi di 4 lokasi penelitian tidak membantu dan tidak menghambat ibu bekerja yang menyusui dalam upaya pemberian ASI eksklusif. Keberhasilan pemberian ASI eksklusif oleh karena komitmen dan pengetahuan ibu yang memadai tentang ASI eksklusif serta dukungan rekan kerja, atasan langsung dengan memberi kebebasan ibu untuk menyusui dan memerah ASI pada saat jam kerja. Berat badan semua anak dari responden naik setiap bulan sesuai garis pertumbuhan, serta sakit yang pernah diderita anak masih dalam kategori wajar. Semua responden dapat menyelesaikan pekerjaan dengan baik serta jarang ijin karena alasan anak sakit. Ketersediaan ruang laktasi tidak memiliki pengaruh terhadap kesehatan anak dan produktivitas kerja ibu menyusui yang bekerja di Puskesmas Malinau dan RSUD Malinau. Upaya instansi dalam mendukung program ASI eksklusif belum maksimal karena belum semua instansi memiliki ruang laktasi dan konselor ASI, namun telah melakukan sosialisasi ASI eksklusif, memberi kesempatan menyusui/ memerah ASI, memberi konseling ASI, memberi jadwal pagi bagi ibu menyusui bayi di bawah usia 6 bulan yang bekerja di RSUD Malinau.
This study aims to determine and explore the impact of lactation room availability on children health and mother productivity on breastfeeding who works on Puskesmas and Public Hospital of Malinau Regency as well as effort undertaken by this institution in carrying out the implementation on articles 3 Peraturan Menteri Kesehatan No. 15 2013 about procedures of provision special facility of breastfeeding an/or squeezing the breast milk. This study is an empirical juridical research. Research data consist of primary and secondary data. Primary data obtained through respondent, while secondary data obtained through literature study. Data analyzes using qualitative method and presented descriptively. The study result shows that the availability of lactation room in four location research does not help and inhibit mother who works in that location in exclusive breastfeeding program. The success of breastfeeding program is due to the commitment and adequate knowledge of mother in exclusively breast feeding program. Also, it is due to peer support or direct supervisor supporting who allows mother to breastfeeding and squeezing the breast milk on working hours. The weight of all children from respondent in field has increased according to the growth line, and the pains experienced by them are still at reasonable stage. All respondents completed the job well and rarely asked for permission because of illness. There is no effect of the availability of lactation room with the children health and working productivity of breastfeeding mother who works in Public Health Center (Puskesmas) and Regional Public Hospital of Malinau Regency. The effort of the institution in supporting exclusively breastfeeding program has not been optimal yet. It is due to not all agencies have lactation room and breastfeeding counselor. However, the institution has conducted exclusive breastfeeding program socialization; allow them to breastfeeding in working hours; providing breastfeeding counseling; and providing morning schedule for mother who has baby less than 6 months in Regional Public Hospital of Malinau Regency.
Kata Kunci : : Ketersediaan Ruang Laktasi, Kesehatan Anak dan Produktivitas Kerja Ibu,availability of lactation room, children health, mother working productivity