HUBUNGAN DUKUNGAN PERAWAT DENGAN RASA TAKUT PADA ANAK USIA SEKOLAH YANG DIRAWAT DI RUANG ANAK RS PKU MUHAMMADIYAH YOGYAKARTA
ISTINENGTIYAS TS, Dr. Indria Laksmi Gamayanti, MSi., Psikolog.; Lely Lusmilasari, S.Kp., M.Kes., Ph.D.
2017 | Tesis | S2 KeperawatanLatar belakang: Hospitalisasi merupakan pengalaman baru dan sering menakutkan bagi seorang anak. Adanya dukungan dari perawat dapat membantu anak menghadapi ketakutan yang berhubungan dengan perawatan di rumah sakit. Tujuan: Untuk mengidentifikasi hubungan antara dukungan perawat dengan rasa takut pada anak usia sekolah yang dirawat di ruang Anak RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta. Metode: Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross sectional pada bulan Oktober-Desember 2016 di RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta. Sampel penelitian sebanyak 49 pasangan ibu dan anak usia sekolah yang dirawat inap di ruang anak. Tekhnik sampling menggunakan consecutive sampling. Instrumen yang digunakan yaitu kuesioner dukungan perawat, dan kuesioner takut menggunakan CMFS-R (Child Medical Fear Survey-Revised). Data dianalisa dengan menggunakan SPSS dengan tingkat signifikansi p=0,05 dan tingkat kepercayaan=95%. Analisis data menggunakan chi square. Hasil: Takut dirasakan oleh 42,9% anak, sedangkan perilaku takut ditunjukkan oleh 36,7% anak. Dukungan perawat berada pada kategori baik (73,5%). Usia anak berhubungan dengan rasa takut anak (p=0,038), selanjutnya tidak terdapat hubungan yang signifikan antara dukungan perawat, karakteristik anak dan orangtua dengan rasa takut anak (p>0,05). Kesimpulan: Tidak terdapat hubungan yang signifikan antara dukungan perawat dengan rasa takut anak usia sekolah, dan usia anak berhubungan dengan rasa takut anak.
Background: Hospitalization is a new and often frightening experience for a child. The support from nurse can help the child deal with fears related to hospital care. Objective: To identify the relationship between nurse support and the fear of schoolage children treated in the PKU Muhammadiyah Yogyakarta. Methods: This study used quantitative design with cross sectional approach on October-December 2016 in PKU Muhammadiyah Hospital. The samples of the study were 49 mothers and school-aged children who were admitted to the children's ward. The sampling technique used consecutive sampling. The instruments used in this study were nurse support questionnaires, and CMFS-R (Child Medical Fear SurveyRevised). Data were analyzed by using SPSS with significance level p = 0.05 and level of trust = 95%. Data analysis used chi square. Results: Fear was felt by 42.9% of children, whereas fearful behavior is indicated by 36.7% of children. Nurse support was in high category (73.5%). The child age was associated with child fears (p = 0.038), and there was no significant relationship between nurse support, the characteristics of the child and the parents with child fear (p> 0.05). Conclusions: There was no significant relationship between nurse support and school-aged fears, and the child's age was associated with child fears.
Kata Kunci : Dukungan perawat, takut, hospitalisasi, Nurse Support, fear, hospitalization