MODIFIKASI MODEL BISNIS PT. KARYA UTAMA JAYA
ASFIALDI, Bayu Aji Aritejo, SE., M.M., Ph.D.
2017 | Tesis | S2 MANAJEMEN (MM) JAKARTAMulai tahun 2015 perekonomian Indonesia melambat akibat efek ekonomi global yang melambat. Banyak industri ikut melambat termasuk industri Properti yang dihuni oleh PT. Karya Utama Jaya. Secara makro kebijakan politik makro mengarah pada perbaikan industri properti melalui kebijakan-kebijakan fiskal maupun moneter. Dari sisi internal, PT. Karya Utama Jaya merupakan perusahaan properti yang telah berdiri sejak tahun 2008 dan telah membangun sepuluh proyek perumahan. Selama ini perusahaan didirikan dan dikembangkan secara otodidak denga intuisi pendiri. Perusahaan belum memiliki rancangan model bisnis. Penelitian ini akan mengevaluasi model bisnis yang selama ini diterapkan oleh PT. Karya Utama Jaya. Penelitian dimulai dengan menganalisa model bisnis seperti apa yang selama ini diterapkan oleh perusahaan. Model bisnis yang selama ini diterapkan dievaluasi dengan berbagai alat analisa. Alat-alat analisa tersebut ialah analisa PESTEL, analisa SWOT, analisa Lima Kekuatan Porter, dan Analisa Peta Empati. Evaluasi model bisnis menunjukan bahwa perusahaan memiliki potensi keahlian di bidang properti yang kurang di optimalkan. Selama ini pendapatan perusahaan hanya bertumpu pada penjualan perumahan. Dengan penurunan industri perumahan maka pendapatan perusahaan turut menurun secara signifikan tanpa ada sumber pendapatan lain. Hasil evaluasi juga menunjukan bahwa perusahaan masih dijalankan dengan terlalu konvensional tanpa memaksimalkan potensi kemajuan teknologi terkini. Berdasarkan hasil evaluasi, maka dapat ditentukan usulan modifikasi model bisnis seperti apa yang sesuai bagi PT. Karya Utama jaya. Usulan modifikasi model bisnis menekankan pada pemberlakuan diversifikasi bisnis agar dapat mendapatkan tambahan sumber pendapatan dengan memaksimalkan sumber daya yang telah ada sehingga tidak perlu menambah sumber daya baru.
Starting from 2015 the Indonesian economy slows down due to the slowing global economic effects. Many industries are slowed down, including the property industry inhabited by PT. Karya Utama Jaya. Macroeconomic policies lead to the improvement of the property industry through fiscal and monetary policies. From the internal side, PT. Karya Utama Jaya is a property company that has been established since 2008 and has built ten housing projects. So far, the company was founded and developed self-taught premises founder intuition. The company does not yet have a business model design. This research will evaluate the business model that has been applied by PT. Karya Utama Jaya. Research begins by analyzing what business model has been applied by the company. Business models that have been applied are evaluated with various analytical tools. The analytical tools are PESTEL analysis, SWOT analysis, Porter�s Five Forces analysis, and Empathy Map Analysis. Evaluation of business model shows that the company has the potential of expertise in the field of property that is less optimized. So far, the company's revenue only relies on residential sales. With the decline of the housing industry, the company's revenue also decreased significantly without any other sources of income. Evaluation results also show that the company is still run with too conventional without maximizing the potential for the latest technological advances. Based on the evaluation results, it can be determined the proposed modification of what business model is appropriate for PT. Karya Utama Jaya. The proposed modification of the business model emphasizes the enforcement of business diversification in order to obtain additional sources of revenue by maximizing existing resources so there is no need to add new resources.
Kata Kunci : Perlambatan Ekonomi, Penurunan Industri Properti, Evaluasi Model Bisnis PT. Karya Utama Jaya, Modifikasi Model Bisnis PT. Karya Utama Jaya