PRAKTEK PEMBERIAN MAKAN PADA BAYI DAN ANAK SEBAGAI FAKTOR RISIKO KURUS PADA ANAK BADUTA DI KOTA YOGYAKARTA DAN KABUPATEN GUNUNG KIDUL
FITHIA DYAH P, dr. Mei Neni Sitaresmi, Sp.A(K), PhD; Dr. Susetyowati, DCN, MKes
2017 | Tesis | S2 Ilmu Kesehatan MasyarakatLatar Belakang : Kurus (wasting) merupakan bentuk kurang gizi yang bersifat akut yang menyebabkan gangguan fungsi imun tubuh sehingga memperparah dan memperpanjang lama sakit infeksi serta meningkatkan risiko kematian pada anak. Para ahli belum dapat memastikan faktor risiko penyebab kurus dikarenakan faktor risiko yang diduga menyebabkan kurus juga menjadi faktor risiko bagi bentuk malnutrisi pendek dan gizi kurang. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah praktek pemberian makan pada bayi dan anak merupakan faktor risiko kejadian kurus pada anak baduta di Yogyakarta. Metode : Penelitian ini merupakan mix method research dimana pada penelitian kuantitatif menggunakan desain kasus kontrol berpasangan. Sedangkan pada penelitian kualitatif digunakan DKT untuk mengumpulkan informasi. Kasus merupakan anak berusia 3-23 bulan yang kurus (Z-score BB/PB <-2 SD) sedangkan yang menjadi kontrol adalah anak berusia 3-23 bulan yang tidak kurus (Z-score BB/PB �-2 SD). Sebanyak 106 anak baduta dan 14 TPG dari 14 puskesmas dilibatkan dalam penelitian ini. Pemilihan puskesmas dilakukan secara acak. Kontrol diambil melalui proses matching usia dan status ekonomi kasus. Analisis data kuantitatif dilakukan dengan uji McNemar sedangkan untuk data kualitatif dilakukan analisis konten. Hasil : Praktek pemberian makan pada anak dan bayi (PMBA) yang tidak sesuai lebih banyak dijumpai pada kelompok kasus dibandingkan pada kelompok kontrol (41.51% vs 33.96%). Lebih dari separuh responden tidak dapat memenuhi angka kecukupan gizi untuk energi (57.55%). PMBA yang tidak sesuai secara signifikan tidak meningkatkan risiko kurus pada anak baduta di Yogyakarta (OR : 1.4; 95% CI : 0.62-3.36; p : 0.523). Upaya peningkatan praktek PMBA bertumpu pada pemberian konsultasi dan penyuluhan. Kesimpulan : Praktek PMBA di Yogyakarta sudah cukup baik. Praktek PMBA terbukti bukan faktor risiko bagi kejadian kurus pada anak baduta di Yogyakarta.
Background : Wasting is an acute malnutrition form that interrupt immune function, prolong duration of infection and in the end increase mortality risk of children. It is not clear yet which risk factor leading to wasting, simply because wasting-suspected risk factors were also involved in another malnutrition such is stunting and underweight. Objective : to determine whether infant and young child feeding practices is risk factor for wasting in undertwo children. Desain : This research was mix method research which used matching case control desain for quantitative research and FGD to gather information in qualitative research. Case were wasting children age 3-23 months old (Z-score WHZ <-2 SD) while control were non-wasting children age 3-23 months old (Z-score WHZ �-2 SD). This research involved 106 under-two years old children and 14 nutritionist from 14 community health centre which randomly chosen. Control group was matched by age and socio economic to case group. Quantitative data analyzed by McNemar test while qualitate data analized using content analysis. Results : Case group had more proportion of inappropriate feeding practices than control group (26.41%% vs 20.75%). More than half respondent failed to meet Indonesian recommended dietary allowance for energy (57.55%). Unappropriate infant and young child feeding practice significantly did not increased risk of wasting in undertwo childrens at Yogyakarta (OR : 1.4; 95% CI : 0.62-3.36; p : 0.523). Nutritionist from community health centre focused in consultation and counseling in effort to increase infant and young child feeding practice. Conclusion : Feeding practices in under-two children in Yogyakarta was already good. Infant and young child feeding practice was not risk factor for wasting in undertwo childrens at Yogyakarta.
Kata Kunci : Breastfeeding, Complementary feeding, Infant and Young Child Feeding Practice, Wasting, Undertwo Children