ANALISIS PERAMALAN JUMLAH PENERIMAAN DAN PERMINTAAN DARAH DI PALANG MERAH INDONESIA (PMI) KABUPATEN SLEMAN
FAJAR FEBRIAN P., M. Kusumawan Herliansyah, S.T., M.T., Ph.D
2017 | Tesis | S2 Teknik IndustriINTISARI Pengelolaan dan pelaksanaan penyediaan darah di Indonesia salah satunya dilaksanakan oleh Palang Merah Indonesia (PMI). Sifat darah yang perishable, penerimaan dan permintaan darah yang tidak pasti dan kian meningkat menimbulkan permasalahan bagi PMI dalam pemenuhan kebutuhan darah tersebut, karena dapat mengakibatkan kekurangan persediaan darah atau bahkan kelebihan persediaan darah. Tujuan dari penelitian ini adalah meramalkan pola penerimaan dan permintaan darah dengan metode yang tepat serta pengendalian persediaan darah di PMI Kabupaten Sleman agar dapat memenuhi kebutuhan darah dan dapat meminimasi wastage. Data historis penerimaan dan permintaan darah lengkap pada masing-masing golongan darah (A, B, O, AB) dikumpulkan, dilakukan identifikasi pola data, ditentukan metode peramalan yang tepat dan dilakukan peramalan time series. Validasi dilakukan dengan membandingkan hasil peramalan dengan data aktual yang ada. Metode peramalan dengan nilai MAPE terkecil adalah metode peramalan yang terbaik. Selanjutnya dilakukan peramalan untuk 12 periode berikutnya. Pengendalian persediaan darah dilakukan dengan menentukan nilai Lead Time, Safety Stock dan Reorder Point pada masing-masing golongan darah. Berdasarkan analisis hasil penelitian, pola penerimaan dan permintaan darah untuk semua golongan darah memiliki pola trend. Metode peramalan time series dilakukan yaitu dengan metode Naive, Moving Averages, Holt’s Double Exponential Smoothing, Linear Trend and ARIMA. Metode Holt’s Double Exponential Smoothing yang terpilih sebagai metode terbaik karena memiliki nilai MAPE terkecil dan digunakan untuk melakukan peramalan pada 12 periode berikutnya. Pengendalian persediaan dengan parameter Lead Time, Safety Stock dan Reorder Point diharapkan dapat membantu PMI Kabupaten Sleman dalam mengendalikan persediaan darah. Kata kunci: PMI, Peramalan, Time Series, Persediaan.
ABSTRACT The one of the providers, managers and executors of blood supply in Indonesia is the Indonesian Red Cross (IRC). The perishable of blood, the uncertainty of supply and demand can make problems for IRC to fulfilling the needs of the blood. It can lead to a shortage of blood supply or even excess blood supply. The purpose of this study is to predict the pattern of blood supply and demand with the appropriate method and blood inventory control in Indonesian Red Cross at Sleman Regency in order to meet the need for blood and to minimize wastage. Historical whole blood supply and demand data at each blood type (A, B, O, AB) are collected, then identification the data patterns, determined the appropriate forecasting method, forecasting time series. Validation can be done by comparing the results of forecasting with the actually data. Forecasting methods with the smallest MAPE value is the best forecasting method. Furthermore, forecasting for the next 12 periods. Blood inventory control can be done by determining the value of Lead Time, Safety Stock and Reorder Point in each blood type. Based on the analysis results of the study, supply and demand patterns of blood types have trend patterned at all. Time series forecasting method can be done by the Naive method, Moving Averages, Holt’s Double Exponential Smoothing, Linear Trend and ARIMA. Holt’s Double Exponential Smoothing method that was chosen as the best method because it has the smallest MAPE and used for forecasting to the 12 next periods. Inventory control with the parameters of Lead Time, Safety Stock and Reorder Point is expected to help the Indonesian Red Cross at Sleman Regency in controlling blood supply. Keywords: Indonesian Red Cross, Forecasting, Time Series, Inventory.
Kata Kunci : PMI, Peramalan, Time Series, Persediaan/Indonesian Red Cross, Forecasting, Time Series, Inventory.