CORRELATION BETWEEN DEPRESSION PROFILES BASED ON MINNESOTA MULTIPHASIC PERSONALITY INVENTORY 2 (MMPI-2) TEST AND BENZODIAZEPINE USERS IN YOGYAKARTA
BILLY IBNU HILMAN T, dr. Silas Henry Ismanto, Sp. KJ; dr. Irwan Supriyanto, Ph. D
2017 | Skripsi | S1 PENDIDIKAN DOKTERLatar Belakang: Kecanduan obat telah menjadi isu penting yang dihadapi oleh masyarakat di seluruh dunia. Perkiraan global pada tahun 2004 menunjukan bahwa 245.000 individu meninggal dunia karena adiksi obat atau 0.4% dari seluruh kematian serta 0.9% dari beban penyakit global berdasarkan disability-adjusted life years (DALYs) disebabkan oleh penyalahgunaan substansi. Ciri kepribadian dan karakteristik demografis merupakan salah satu dari banyak faktor yang berkontribusi terhadap kecenderungan penyalahgunaan dan kecanduan obat. Profil depresi adalah salah satu ciri kepribadian yang mungkin berhubungan terhadap penyalahgunaan benzodiazepine karena individu yang menggunakan benzodiazepine dalam waktu yang lama cenderung memicu timbulnya depresi. Benzodiazepine merupakan salah satu substansi yang sering disalahgunakan oleh individu tertentu karena khasiatnya, harganya, serta ketersediaannya yang sangat luas sehingga membuat karakteristic demografis sangat penting dalam mengembangkan sifat kecanduan terhadap benzodiazepine. Tujuan: Untuk mencari hubungan antara profil depresi dan kecanduan benzodiazepine dengan cara membandingkan hasil tes MMPI-2 antara kelompok pengguna benzodiazepine dan kelompok kontrol di Yogyakarta. Metode: Studi ini merupakan studi deskriptif-analitis dengan desain cross-sectional. Subjek penelitian adalah pasien yang memiliki kondisi kecanduan kronis terhadap benzodiazepine di Rumah Sakit Sardjito dan tempat praktek pribadi psikiatris. Setelah subjek terdiagnosis mengalami kecanduan terhadap benzodiazepine, peneliti akan menilai profil depresinya menggunakan tes MMPI-2. Tes yang sama dilakukan juga pada kelompok kontrol untuk kemudian dibandingkan serta dianalasis hasil tes dari kedua kelompok. Hasil: Rata-rata usia kelompok pengguna benzodiazepine (33.41 + 6.60) lebih tinggi dibandingkan kelompok kontrol (31.20 + 7.183). Subjek yang sudah menikah lebih banyak pada kelompok pengguna (66.7%) dibandingkan kelompok kontrol (57.5%). Kelompok kontrol memiliki status edukasi yang lebih tinggi (100%) jika dibandingkan dengan kelompok pengguna benzodiazepine (82.05%), saat dilihat dari status kelulusan SMA mereka. Tujuh dari delapan skala yang diujikan pada penelitian ini menunjukan signifikansi antara ketergantungan terhadap benzodiazepine dengan profil depresi. Kesimpulan: Terdapat hubungan signifikan antara karakteristik demografik, profil depresi dan penggunaan benzodiazepine dengan derajat kekuatan yang berbeda-beda.
Background: Drug addiction is one of the serious problem faced by community worldwide. Global estimates for 2004 shows 245.000 peoples die because of drug addiction, or 0.4% of all deaths, and 0.9% of the global disease burden according to disability-adjusted life years (DALYs) were attributed to drug abuse. Personality traits and demographic characteristics are some of many factors that contributed to tendency of substance abuse and addiction. Depression profile is one of personality traits which might correlates with benzodiazepine because people with prolonged use of benzodiazepine tend to develop depression. Benzodiazepine is one of substance which has been commonly abused by people because of its properties, cheap price, and widespread availability, thus making the demographic characteristic important in developing benzodiazepine addiction. Objective: To find association between depression profile and benzodiazepine addiction by comparing MMPI-2 test result of benzodiazepine users and non-users in Yogyakarta. Method: This study is descriptive-analytical study with cross-sectional method. Research subjects are patients with chronic addiction to benzodiazepine at Sardjito Hospital psychiatry ward and psychiatrists' private practice patients. After the subject is diagnosed as addicted to benzodiazepine, his/her depression profile is going to be checked by using MMPI-2 test. The test is then repeated using people that are declared as non-benzodiazepine users and the results of both test will be analysed and compared along with the demographic characteristics of the subjects. Result: Mean age of benzodiazepine users (33.41 + 6.60) is slightly older compared to control group (31.20 + 7.183). Married subject are marginally higher in the user group (66.7%) than in control group (57.5%). Control group have higher educational status (100%) when compared to benzodiazepine users (82.05%), which seen from their high school graduate status. 7 out of 8 variables scores significance between depression profile and benzodiazepine usage. Conclusion: There is significant association between demographic characteristic, benzodiazepine profile and benzodiazepine use with different degree of strength of association.
Kata Kunci : depression profile, benzodiazepine, mmpi-2