Laporkan Masalah

Persepsi Wisatawan Terhadap Atraksi Arsitektural di Kampoeng Batik Laweyan

YUSNITA AULIA NURANI, Ir. Ikaputra, M.Eng.,Ph.D.

2017 | Tesis | S2 Teknik Arsitektur

Kampoeng Batik Laweyan (KBL) merupakan kawasan yang unik, spesifik, dan bersejarah memiliki potensi arsitektural yang kurang dikenal dibandingkan dengan ikon batik yang melekat pada Laweyan. Tujuan studi ini adalah mengidentifikasi persepsi masyarakat umum terhadap atraksi arsitektural di KBL, potensi arsitektural yang dapat dikembangkan sebagai atraksi pariwisata dan persepsi wisatawan mengenai pengembangan atraksi arsitektural di KBL sebagai destinasi wisata arsitektural. Metode yang digunakan pada studi ini adalah metode deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara mendalam, dan kuisioner pada tour percobaan. Hasil studi menunjukkan bahwa posisi daya tarik arsitektural sangat kurang dikenal masyarakat luas dibandingkan batik dan sejarah budaya Laweyan, banyak potensi-potensi arsitektural baru yang bermunculan yang berpotensi untuk dikembangkan sebagai atraksi wisata, dan atraksi arsitektural di KBL memperoleh penilaian bagus dari wisatawan dengan tingkat potensi pengembangannya diatas 70%.

Kampoeng Batik Laweyan (KBL) is a unique, specific and historic region has architectural potency which less known than batik icon that embedded in Laweyan.The purposes of this study are to identify general public perception toward architectural attraction in KBL, architectural potencies which can be developed as tourism attraction and tourism perception towards architectural attraction development in KBL as architourism destination. The method used in this study is descriptive qualitative method.The method to collect data is carried out by observation, indepth interview, and questionnaires in experimental tour. The result of this study shown that the position of architectural attraction is less known compared to batik and culture-history of Laweyan, there are so many emerging potential architectural attraction which can be developed as tourism attraction, and architectural attrations in KBL earns good ratings from tourist with development level above 70%.

Kata Kunci : persepsi, wisatawan, atraksi arsitektural/perception, tourist, architectural attraction

  1. S2-2017-359365-abstract.pdf  
  2. S2-2017-359365-bibliography.pdf  
  3. S2-2017-359365-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2017-359365-title.pdf