Laporkan Masalah

Gambaran Beban pada Family Caregiver pada Pasien Hemodialisis RSUP Dr.Sardjito Yogyakarta

RISKI NUGRAHENI, dr.Heru Prasanto, Sp.PD-KGH ; Melyza Perdana, S.Kep., Ns., MS.

2017 | Skripsi | S1 ILMU KEPERAWATAN

INTISARI Latar Belakang : Gagal ginjal kronis merupakan suatu penyakit kronis yang membutuhkan terapi hemodialisa secara rutin. Hemodialisa menjadi terapi seumur hidup pada pasien hemodialisis yang dapat memunculkan beban tidak hanya pada pasien saja namun juga pada family caregiver yang merawatnya. Family caregiver ini mempunyai berbagai macam peran dan tugas untuk mendampingi dan ikut merawat pasien sehingga dapat menimbulkan tekanan dan meningkatkan beban dalam hidupnya. Di Indonesia, penelitian lebih banyak berfokus pada pasien hemodialisa dan belum ada yang membahas mengenai family caregiver pasien hemodialisa. Tujuan Penelitian : Mengetahui gambaran beban yang terbagi dalam domain tekanan pribadi dan tekanan peran pada family caregiver di Unit Hemodialisa di RSUP Dr. Sardjito, Yogyakarta. Metode Penelitian : Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kategorikal dengan menggunkan rancangan cross sectional (potong lintang). Pengambilan data menggunakan kuisioner Zarit Burden Interview (ZBI). Penelitian dilaksanakan pada bulan Februari 2017. Populasi penelitian adalah family caregiver di Unit Hemodialisa RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta dengan besar sampel 121 responden. Hasil : Lebih dari separuh responden berjenis kelamin wanita (67,8%), sudah menikah (90,9%), dan rata-rata berusia 46,06 tahun. Sebagian besar responden mempunyai hubungan dengan pasien sebagai pasangan hidup (62,8%) dan terlibat dalam pembiayaan (67,8%). Secara umum responden mengalami beban pada tingkat sedikit terbebani (52,6%). Responden mengalami tekanan pribadi (11,71±6,859) lebih tinggi dibandingkan dengan tekanan peran (3,5±3,910). Kesimpulan : Sebagian besar responden dalam penelitian ini mengalami beban pada tingkat sedikit terbebani. Dilihat dari pembagian domain beban, family caregiver lebih tinggi mengalami tekanan pribadi dibandingkan dengan tekanan peran.

ABSTRACT Background: Chronic renal failure is a chronic disease requiring routine hemodialysis therapy. Hemodialysis becomes a lifelong therapy for the hemodialysis patients that can cause burden not only for the patients but also for the family caregivers who take care of the patients. These family caregivers usually have a variety of roles and duties to accompany and care the patients, causing pressure and increasing the burden in their life. In Indonesia, most of the researches only focused on hemodialysis patients not on the family caregiver of hemodialysis patients. Research Purpose: To identify the burden which is divided into the domain of personal pressure and role pressure in family caregivers as found in Hemodialysis Unit of RSUP Dr. Sardjito, Yogyakarta. Research Method: This is a categorical descriptive research using cross sectional research design. The data is collected using Zarit Burden Interview (ZBI) questionnaires. The study was conducted in February 2017. The study population is family caregivers in Hemodialysis Unit of RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta with a sample of 121 respondents. Result: More than half respondents are female (67,8%), married (90,9%), and with the average age of 46,06 years old. Most of the respondents had relationship with patients as spouse (62.8%) and were involved in financing (67,8%). In general, respondents experienced burden at a slightly encumbered level (52,6%). Respondents also experienced personal pressure (11,71±6,859) higher than role pressure (3,5±3,910). Conclusion: Most of the respondents in this study were burdened at a slightly encumbered level. Judging from the distribution of burden domains, the family caregivers experienced higher personal pressure than the role pressure.

Kata Kunci : hemodialysis, burden, family caregiver


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.