pengaruh aktivasi platelet rich plasma dengan kolagen selama 1 dan 24 jam terhadap keberhasilan bedah mukogingiva pada terapi resesi gingiva
ADISTY RESTU POETRI, drg. Kwartarini Murdiastuti, SpPerio(K).,PhD; Prof. Dr. drg. Sudibyo, SU., SpPerio(K)
2017 | Tesis-Spesialis | SP PERIODONSIAResesi gingiva adalah bergesernya posisi tepi gingiva ke arah apikal dari cemento-enamel junction dan mengakibatkan terbukanya akar gigi, sehingga prosedur penutupan akar sangat diperlukan. Platelet rich plasma (PRP) banyak mengandung growth factor yang berpartisipasi dalam proses angiogenesis dan proliferasi sel. Diperkirakan lama aktivasi mempengaruhi jumlah platelet. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh aktivasi platelet rich plasma dengan kolagen selama 1 dan 24 jam terhadap keberhasilan bedah mukogingiva pada terapi resesi gingiva. Sampel penelitian adalah 16 gigi dengan resesi gingiva kelas I Miller atau kelas II Miller. Sampel dibagi menjadi 2 kelompok, kelompok 1 Coronally Advanced Flap dengan waktu aktivasi PRP-kolagen 1 jam dan kelompok 2 waktu aktivasi PRP-kolagen 24 jam. Pengukuran parameter klinik (recession depth, recession width, clinical attachment level, pocket depth, keratinized gingiva, gingival thickness) dilakukan pada baseline, bulan ke-1, dan bulan ke-3. Data reduksi untuk membandingkan perbedaan pengaruh tiap waktu pengamatan digunakan uji Wilcoxon, sedangkan uji Mann-Whitney dilakukan untuk membandingkan perbedaan reduksi antar kelompok terhadap tiap pengamatan waktu. Hasil penelitian menunjukkan tidak ada perbedaan yang signifikan pengaruh aktivasi kolagen selama 1 jam dan 24 jam terhadap parameter klinik. Terdapat perbedaan parameter klinik (RD, RW, CAL, KG, dan GT) yang signifikan untuk masing-masing kelompok pada setiap pengamatan waktu. Kesimpulan penelitian yaitu tidak ada perbedaan pengaruh aktivasi platelet rich plasma dengan kolagen selama 1 jam dan 24 jam terhadap keberhasilan bedah mukogingiva pada terapi resesi gingiva berdasar parameter klinik.
Gingival recession is defined as an apical displacement of gingival margins to the cemento-enamel junction which results in root exposure. Thus, root coverage procedures have gained popularity. Platelet rich plasma contains many growth factors, which plays key role in angiogenesis and cell proliferation. Differences of length activation influences number of platelets. The aim of this study was to determine effect activation platelet rich plasma using collagen for 1 and 24 hours into success of mucogingival surgery on gingival recession treatment. Samples were sixteen teeth with gingival recession class I Miller or class II Miller. Samples were divided into 2 groups, 1st group Coronally Advanced Flap with long activation of PRP-collagen was an hour and 2nd groups long activation was 24 hours. Clinical measurement (recession depth, recession width, clinical attachment level, pocket depth, keratinized gingiva, gingival thickness) was taken on baseline, 1st month, and 3rd month. Wilcoxon test was used to compare the collected data each time of observation. Mann-Whitney test was used to compare collected data between groups. Significant was set at p < 0,05. Result showed no significant differences in the effect between activation of PRP-collagen for an hour and 24 hours on clinical parameters, and there was significant differences of clinical measurement (RD, RW, CAL, KG, and GT) in each time of observation. The conclusion of this study was there was no differences in the effect of activation platelet rich plasma using collagen for 1 and 24 hours into success of mucogingival surgery on gingival recession treatment.
Kata Kunci : Platelet rich plasma, kolagen, Coronally Advanced Flap, bedah mukogingiva, resesi gingiva