PERANCANGAN MODEL BISNIS BATIK TULIS ALAM LAWANG BATIK KUSTOM DI JAKARTA
RAFIKA, Nurul Indarti, Sivilokonom, Cand Merc, Ph.D,
2017 | Tesis | S2 ManajemenToko batik di Indonesia umumnya menyasar multi segmen dan lebih mengedepankan proses print dan pewarnaan sintetis. Oleh karena itu, diperlukan perancangan model bisnis yang menjual batik Indonesia dimana proses pembuatannya ditulis menggunakan tangan, menggunakan pewarnaan alam, dan motifnya dapat dikustom sebagai bentuk diferensiasi dari model bisnis yang sudah ada. Studi ini bertujuan untuk merancang model bisnis toko batik tulis alam yang dapat dikustomisasi yang menyasar segmen menengah ke atas di kota Jakarta. Model bisnis batik tulis ini menggunakan pendekatan kanvas model bisnis yang tergambarkan dalam komponen sembilan blok bangunan dan dipadukan dengan hasil analisis tentang persepsi dan keinginan pelanggan yang didapatkan melalui analisis peta empati. Perancangan model bisnis Lawang Batik dilakukan dengan metode wawancara dan kuesioner. Wawancara dilakukan kepada pelaku bisnis batik tulis alam di Jakarta yaitu Kanawida dan Batik Pohon. Wawancara bertujuan untuk mengetahui proses produksi batik tulis alam. Sedangkan pengisian kuesioner diberikan kepada tiga puluh responden dengan rentang usia 20 hingga 45 tahun yang berada di Jakarta dimana responden tersebut pernah menggunakan batik. Pengisian kuesioner bertujuan untuk menggambarkan peta empati dari konsumen pemakai pakaian batik. Dari hasil perancangan model bisnis maka dihasilkan model bisnis Lawang Batik. Lawang Batik merupakan toko batik tulis alam kustom pertama di Jakarta. Berdasarkan analisis indikator kelayakan usaha dan analisa sensitifitas, menunjukkan usaha Lawang Batik layak dan dapat dijalankan.
Batik store in Indonesia generally target multiple segments and mostly uses print processing and synthetic coloring. Therefore, it is necessary to design a business model that sells batik Indonesia where the manufacturing process is written by hand, using natural color, and the motive can be customized as a form of differentiation from existing batik business models. This study aims to design batik business model of nature that can be customized and targeting upper middle segment in Jakarta. The business model uses canvas business model approach which is illustrated in nine building blocks and combine with results of customers perception and desire analysis that is obtained through emphaty map analysis. Designing a business model Lawang Batik conducted by interview and questionnaire. Interviews were conducted to some natural batik businesses in Jakarta batik which are Kanawida and Batik Tree. The interview aims to determine the production process of natural batik. While the questionnaire are given to thirty respondents aged 20 until 45 years which is located in Jakarta and the respondents has used batik. The questionnaire aims to draw an emphaty map of batik customer. From business model design, Lawang Batik is created. Lawang Batik is a first natural batik shop in Jakarta that the motive can be customized. Based on business feasibility study and sensitivity analysis, shown that Lawang Batik business model is feasible and can be run.
Kata Kunci : Batik Tulis Alam, Lawang Batik, Model Bisnis, Kanvas Model Bisnis, Komponen Model Bisnis, Peta Empati