Laporkan Masalah

Hubungan Karakteristik Ruang Jalan Terhadap Terjadinya Aktivitas Kriminal

EINSTEINIA, Dr. Ir. Ahmad Sarwadi, M. Eng

2017 | Tesis | S2 Teknik Arsitektur

Ruang jalan merupakan komponen penting yang bukan hanya menjadi moda transportasi barang dan manusia, tetapi juga ruang untuk bekerja, bermain dan berinteraksi, dimana dapat diakses oleh orang - orang yang keberadaannya tidak diinginkan. Hal tersebut tidak menutup kemungkinan berpeluang menjadi ruang terjadinya aktivitas kriminal. Kebutuhan ruang yang aman terhadap terjadinya aktivitas kriminal menjadi sebuah kebutuhan fundamental bagi masyarakat perkotaan. Sejauh ini, penanganan yang dilakukan hanya melalui pendekatan hukum dan sosial. Namun, hal lain yang dapat dilakukan adalah dari segi urban design, berupa pendekatan fisik melalui perancangan lingkungan. Terciptanya setting fisik yang aman mampu menciptakan stabilitas ekonomi perkotaan yang kondusif. Kawasan Kesawandikenal sebagai titik awal kawasan metropolitan di Kota Medan, mengalami pergeseran spesifik karakteristik ruang jalan. Kemerosotan kondisi ruang jalan yang tidak seimbang antara kedua sisi dinding dan ruang tidak mampu menampung pesatnya funding dan investment kawasan. Hal tersebut berdampak kepada ruang jalan menjadi ruang yang rawan terhadap terjadi aktivitas kriminal di Kota Medan. Aktivitas kriminal semestinya tidak terjadi di ruang jalan apabila sistem keamanan di dalam kawasan tersebut terjamin. Adapun tujuan penelitian yaitu untuk merumuskan arahan perancangan ruang jalan dalam mengurangi atau mencegah kesempatan terjadinya aktivitas kriminal di Kawasan Kesawan. Metodologi yang digunakan adalah metode deduktif kualitatif dengan mengadopsi konsep utama natural surveillance didalam Crime Prevention Through Environmental Design (CPTED). Desain lingkungan fisik ruang jalan mampu memberikan efek terhadap mekanisme pengawasan melalui kemampuan visibilitas seseorang secara alami terhadap terjadinya aktivitas kriminal. Hal tersebut menjadi landasan penelitian, sehingga pencegahan dapat diatasi secara alami oleh kawasan itu sendiri yang merupakan produsen dari terwujudnya aktivitas kriminal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pencurian dengan kekerasan rawan terjadi pada jalan kolektor, sedangkan pencurian kendaraan bermotor terjadi di jalan lokal. Pada spot-spot dimana mekanisme surveillance control yang lemah dari bangunan, penerangan ruang jalan dan jalur pedestrian yang menjadi dasar arahan perancangan ruang jalan dalam mencegah kesempatan terjadinya aktivitas kriminal di Kawasan Kesawan.

Street space is an important component which is not only becomes a transportation mode of goods and people, but also a space to work, play and interact, which can be accessed by people and stranger. It is likely to become a space for criminal occurrences. The necessity of safe and secure space through criminal occurrences becomes a fundamental necessity for urban society. So far, legal and social approach has been taken to deal with the problem. However, in terms of urban design, physical approach through environmental design can be done to manage the problem. A secure physical setting is able to create a conducive urban economic stability. Kesawan area is known as a starting point of metropolitan area in Medan, North Sumatera which has experiencing a specific shift in street space characteristic. A decadence of unbalanced street space condition between wall and space is unable to accommodate a rapid funding and investment of the area. The impact is the street space becomes a space that susceptible of criminal activity in Medan. The criminal activity should not occur in street space since security system within the area is assured. The purpose of the research is to formulate the direction of street space design in preventing the occurrences of criminal activity in Kesawan Area. This research used qualitative deductive method by adopting the main concept of natural surveillance in Crime Prevention Through Environmental Design (CPTED). The design of physical environment of street space have an effect on monitoring mechanism through the ability of person visibility, naturally to the occurrence of criminal activity. This problem becomes the basic of this research, so prevention can be solved naturally by the region itself which in this case, is a producer of criminal activity realization. The result of this research showed that the theft with harmful violence occurs on collector roads, while vehicle theft occurs on local roads. Spots with weak surveillance control mechanism from buildings, street lighting and pedestrian pathways are the basic for the direction of street space design in preventing opportunities of criminal activity in Kesawan Area.

Kata Kunci : ruang jalan, kriminalitas, crime prevention, Kawasan Kesawan

  1. S2-2017-356037-abstract.pdf  
  2. S2-2017-356037-bibliography.pdf  
  3. S2-2017-356037-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2017-356037-title.pdf