STRATEGI COPING PADA PEMANJAT TEBING PEREMPUAN
MUHAMMAD SANHAJI , WENTY MARINA MINZA, Dr., M.A.
2017 | Skripsi | S1 PSIKOLOGIOlahraga panjat tebing sering dikaitkan dengan olahraga maskulin karena memiliki risiko yang tinggi, dan membutuhkan kekuatan fisik. Pada umumnya individu yang aktif dalam olahraga panjat tebing adalah laki-laki, namun saat ini tidak sedikit perempuan yang ikut aktif pula dalam olahraga panjat tebing. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana strategi coping pemanjat tebing perempuan dalam aktivitas olahraga maskulin. Pendekatan dalam penelitian ini menggunakan metode kualitatif fenomenologi. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara semi-terstruktur dan observasi partisipatif. Informan dalam penelitian ini terdiri dari 3 orang pemanjat tebing perempuan. Setelah melakukan wawancara dan observasi, ditemukan bahwa strategi coping yang muncul adalah problem-focused coping dan emotion-focused coping. Ditemukan pula faktor yang mempengaruhi dan menghambat strategi coping yang terdiri dari faktor internal dan faktor eksternal.
Rock climbing is often associated with masculine sports because it has a high risk and requires physical strength. In general, individuals who usually active in rock climbing activities are men, but currently many women also participating in this kind of activity. This study aims is to find out how is the coping strategies of women rock climber who perform in masculine sports activities. Approach in this research using qualitative method of phenomenology. Data collection techniques use semi-structured interviews and participant observation. Informants in this study consisted of three female climber. After conducting interviews and observations, it was found that coping strategies that emerged were problem-focused coping and emotion-focused coping. There are also found several factors that influence and inhibit coping strategies consisting of internal factors and external factors.
Kata Kunci : Kata kunci: maskulin, pemanjat tebing perempuan, strategi coping, problem-focused coping, emotion-focused coping