Laporkan Masalah

STATUS Chaetocnema spp. SEBAGAI VEKTOR PENYAKIT LAYU STEWART PADA TANAMAN JAGUNG DI YOGYAKARTA

HERI WIDODO, Dr. Ir. Arman Wijonarko, M.Sc. ; Dr. Ir. Witjaksono, M.Sc.

2017 | Tesis | S2 ILMU HAMA DAN PENYAKIT TUMBUHAN

Chaetocnema pulicaria dan Chaetocnema denticulata merupakan serangga vektor penyakit layu stewart yang disebabkan oleh bakteri Pantoea stewartii pada tanaman jagung. Kedua serangga ini belum pernah dilaporkan keberadaannya di Indonesia tetapi penyakit layu stewart telah ditemukan di pulau Jawa dan pulau Sumatera. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ragam Chaetocnema yang ada di pertanaman jagung di daerah Yogyakarta serta statusnya sebagai vektor penyakit layu stewart pada tanaman jagung atau tidak. Serangga genus Chaetocnema yang ditemukan adalah Chaetocnema basalis dan Chaetocnema confinis. C. basalis diketahui sebagai populasi dominan pada tanaman jagung di Yogyakarta, akan tetapi belum diketahui secara pasti perannya sebagai vektor penyakit layu stewart seperti halnya C. pulicaria dan C. denticulata. Uji penularan dilakukan dengan serangga uji berupa imago C. basalis yang dikoleksi dari pertanaman jagung di Yogyakarta, lalu dilaparkan selama 24 jam. Pengujian perlakuan dilakukan dengan menempatkan imago C. basalis pada tanaman terserang Pantoea stewartii selama 72 jam. Kemudian dipindahkan pada tanaman sehat sejumlah 5 ekor per plot tanaman bersungkup (1 plot terdiri dari 5 tanaman) selama 72 jam. Perlakuan kontrol dilakukan dengan menempatkan imago C. basalis pada tanaman sehat selama 72 jam, kemudian dipindahkan pada tanaman sehat yang lain sejumlah 5 ekor per plot tanaman bersungkup (1 plot terdiri dari 5 tanaman) selama 72 jam. Masing-masing perlakuan diulang sebanyak tiga kali. Pada hari ke-15 setelah penularan, dilakukan uji PCR daun tanaman sampel dan isolat bakteri. Hasil pengujian semua sampel daun menunjukkan tidak terdeteksi adanya P. stewartii pada tanaman sehat yang diperlakukan, sehingga terbukti bahwa C. basalis bukan merupakan vektor penyakit layu stewart pada tanaman jagung.

Chaetocnema pulicaria and C. denticulata are known as vector of Stewart wilt disease which was caused by Pantoea stewartii on maize. Their presence in Indonesia has not been ever reported not yet, but Stewart wilt disease has been found in Java and Sumatera Islands. This research was aimed to identify the species of Chaetocnema on maize crops in Yogyakarta area as well as their status as vector of Stewart wilt disease on maize. The result showed that genus Chaetocnema colected and identified from Yogyakarta were belonging to genus of Chaetocnema were Chaetocnema basalis and C. confinis. C. basalis was recognized as dominant population on maize crop in Yogyakarta, however it was not exactly known yet its role as vector of Stewart wilt disease like C. pulicaria and C. denticulata. Transmission test was conducted using imago of C. basalis which was collected from maize crop in Yogyakarta, and then they were starved for 24 h. The treatment was carried out by placing the imago of C. basalis on infected-Pantoea stewartii plants for 72 h. Five insects were then transferred to healthy covered plants for 72 h (1 plot consisted of 5 plants). Meanwhile, control was prepared by putting five imago of C. basalis on healthy plants for 72 h, and then transferred to other healthy covered plants for 72 h (1 plot consisted of 5 plants). Each treatment was repeated for three times. At 15th-day atfer transmission, the leaf samples and bacterial isolates were analyzed using PCR test. The results of all leaf samples revealed that P. stewartii could not be found or detected on healthy treated plants. This will be a strong evidence that C. basalis was not vector of Stewart wilt disease on maize crop.

Kata Kunci : Chaetocnema spp., Pantoea stewartii, Vector

  1. S2-2017-388596-abstract.pdf  
  2. S2-2017-388596-bibliography.pdf  
  3. S2-2017-388596-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2017-388596-title.pdf