PELAKSANAAN JABATAN NOTARIS DALAM MEMBUAT BERITA ACARA UNDIAN BERHADIAH PADA BANK PERKREDITAN RAKYAT (BPR) BHAKTI DAYA EKONOMI (BDE) DI SLEMAN
DEBORA ENDANG R, Dr. Sutanto, S.H., M.S
2017 | Tesis | S2 KenotariatanPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pelaksanaan jabatan Notaris dalam membuat berita acara undian berhadiah pada Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Bhakti Daya Ekonomi (BDE) di Sleman, kendala-kendala dan bagaimana upaya penyelesaian yang dihadapi oleh Notaris dan Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Bhakti Daya Ekonomi (BDE) dalam pelaksanaan pembuatan Berita Acara Undian Berhadiah di BPR BDE Sleman. Jenis penelitian ini adalah penelitian empiris yaitu penelitian hukum yang utamanya meneliti data primer. Data primer ini diperoleh dari beberapa Notaris, Dinas Sosial, Dinas Perijinan dan Kepolisian di Kabupaten Sleman. Teknik Pengambilan sample dengan purposive sampling yaitu Notaris Kabupaten Sleman yang dipilih 3 orang Notaris yang telah menjalani praktek sebagai Notaris selama 10 tahun dan pernah membuat akta berita acara undian, 1 orang perwakilan Dinas Sosial, 1 orang perwakilan Kepolisian dan 2 orang akademisi. Hasil Penelitian Pelaksanaan Jabatan Notaris Dalam Pembuatan Berita Acara Undian Berhadiah Pada Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Bhakti Daya Ekonomi (BDE) Di Sleman terdiri dari dua (2) tahap yaitu: Tahap pertama, tahapan persiapan dan penyelenggaraan undian dan Tahap Kedua yaitu Peranan Notaris dalam membuat berita acara undian berhadiah. Kendala dan upaya penyelesaiannya yang dihadapi oleh Notaris dan bank perkreditan rakyat (BPR) Bhakti Daya Ekonomi (BDE) dalam pelaksanaan pembuatan berita acara undian berhadiah yaitu kendala waktu dan kendala pajak. Upaya penyelesainya kendala waktu dengan sosialisasi kepada pemberi ijin undian berhadiah yaitu Dinas Sosial, Dinas Perijinan dan Sosilisasi pada pihak Kepolisian; mempersiapkan data-data yang akan warkah pembuatan berita acara undian berhadiah yang dibuat oleh Notaris. Upaya kendala pajak dengan memberikan konsultasi hukum kepada masyarakat/nasabah bank, melakukan penyebaran atau berita tentang jadwal undian berhadiah tersebut minimal 6 bulan sebelum pelaksanaan undian berhadiah, memberikan kebebasan kepada nasabah yang menjadi pemenang undian untuk menjual sendiri undian yang dimenenagkannya, memberikan solusi kepada nasabah yang menang undian agar pihak penyelenggara undian (pihak BPR BDE) yang akan mencarikan pembeli atas undian berhadiah, pemenang undian dapat menjaminkan mobil tersebut ke BPR BDE dalam bentuk Fidusia.
The research aims is to find out and to analyze the implementation of Notary Deed Official in making raffle lucky drawing event at Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Bhakti Daya Ekonomi (BDE) in Sleman, the constraints and the settlement efforts faced by the Notary and Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Bhakti Daya Ekonomi (BDE) in the execution of the making of Notary News of the Yearly Award at BPR BDE Sleman. The type of this research is empirical research that is legal research primarily examining primary data. The primary data is obtained from several Notaries, Social Services, Office of Licensing and Police in Sleman. Sampling technique with purposive sampling is conducted by choosing 3 notaries from Sleman having undergone the practice for 10 years and already made the raffle lucky drawing event, 1 representative from the Social Practice, 1 representative of Police and 2 academicians. The Result of the research on the implementation of Notary Deed Official in making raffle lucky drawing event at Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Bhakti Daya Ekonomi (BDE) in Sleman consists of two (2) stages: First stage, preparation and the implementation of the drawing and the second stage is the role of the Notary in making the raffle lucky drawing event. The constraints and the settlement efforts faced by the Notary and Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Bhakti Daya Ekonomi (BDE) in implementing the raffle lucky drawing event are a matter of time and tax. The effort performed to solve the problem of time is conducted by running socialization to the permission officials; who are the Social Service, the Office of Licensing and Socialization on the Police; preparing the data that will make the revelation of the raffle lucky drawing made by the Notary. The effort to overcome the tax constraint is conducted by providing legal consultation to the public / bank customers, which is performed by presenting dissemination or news of the raffle lucky drawing schedule at least 6 months prior to the prize drawing, giving the customers opportunities to become the winner of the lottery to sell his / her own sweepstakes, giving solution to the winning lottery customers so that the lottery organizer (BPR BDE party) can find the buyer for the prize draw, the lottery winner can pledge their cars to BD BDE in the form of Fiduciary.
Kata Kunci : Jabatan Notaris, Berita Acara Undian Berhadiah, Bank Perkreditan Rakyat