Laporkan Masalah

Sinergi Antar Instansi (Koordinasi) Dalam Mengurangi Angka Kecelakaan Lalu Lintas Studi di Kota Gunungsitoli-Sumatera Utara

Bernadsaro Nazara, Dr. Ambar Widaningrum, MA

2017 | Tesis | S2 Administrasi Publik

Tingkat kecelakaan lalu lintas di kota Gunungsitoli cukup tinggi dari tahun ke tahun, mencapai puluhan kasus. Dan ini memerlukan perhatian khusus dari seluruh kalangan baik pemerintah maupun masyarakat. Berbagai penyebab kecelakaan lalu lintas di kota Gunungsitoli adalah faktor perilaku pengemudi yang melanggar aturan berlalu lintas, kurangnya kesadaran masyarakat akan pentingnya keselamatan berlalu lintas dan kondisi jalan yang buruk di beberapa tempat. Peneliti mencoba meneliti bagaimana koordinasi antar lembaga yang terlibat dalam penyelenggaraan lalu lintas dan angkutan jalan di kota Gunungsitoli. Peneliti berasumsi bahwa koordinasi yang baik menghasilkan kinerja yang baik dalam menurunkan angka kecelakaan lalu lintas. Dengan koordinasi yang tinggi dan kuatnya sinergi antar instansi jumlah kasus kecelakaan dapat dikurangi. Ini dikarenakan seluruh instansi yang terlibat bekerja secara bersama-sama dalam melakukan pendidikan berlalu lintas, penegakkan hukum, penyediaan sarana dan prasarana serta pembangunan dan peningkatan jalan dan jembatan yang berpotensi pada menurunnya tingkat kecelakaan lalu lintas. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif. Data bersumber dari data primer dan data sekunder. Data primer diperoleh dengan langsung melakukan observasi di lapangan dan melakukan wawancara dengan aparat yang bekerja di instansi terkait seputar tugas dan fungsi masing-masing instansi dan mencari tahu bagaimana kondisi koordinasi yang sudah dibangun selama ini. Sedangkan data sekunder diperoleh dari dokumen-dokumen yang berhubungan dengan lalu lintas terutama kecelakaan di kota Gunungsitoli. Hasil penelitian menununjukkan bahwa belum ada koordinasi seperti yang diharapkan antar instansi yang terlibat dalam mengurangi angka kecelakaan lalu lintas di kota Gunungsitoli. Faktor-faktor yang menyebabkan minimnya koordinasi antar lembaga dalam mengurangi angka kecelakaan lalu lintas di kota Gunungsitoli diantaranya adalah sifat egosektoral yang masih melekat dalam tubuh agensi sebagai lembaga pemerintah. Sehingga sulit untuk mempertemukan masing-masing instansi untuk duduk bersama membahas permasalahan lalu lintas terkhusus mengenai kecelakaan lalu lintas. Faktor lainnya adalah tidak adanya sumber dana yang memadai dalam membiayai program penanggulangan tingginya angka kecelakaan lalu lintas, serta sistem informasi yang lemah dalam menampung seluruh aspirasi kelompok kepentingan. Penelitian ini merekomendasikan agar pemerintah dalam hal ini instansi pemerintah yang terlibat dalam penyelenggaraan lalu lintas dimulai dari Walikota berserta jajarannya, Dinas-Dinas terkait yakni Dinas Perhubungan, Dinas Pekerjaan Umum hingga lembaga penyelenggara keamanan dan penegakkan hukum yakni kepolisian; bersedia bekerjasama dan bersinergi terlebih dahulu sebagai anggota asosiasi dalam lingkungan internal forum penyelenggaraan lalu lintas. Barulah kemudian mengajak seluruh lapisan masyarakat yakni pelaku usaha, akademisi, hingga masyarakat umum untuk bergabung dan menyampaikan apa yang menjadi aspirasi mereka dalam membenahi lalu lintas di kota Gunungsitoli sehingga tujuan pengurangan angka kecelakaan lalu lintas dapat tercapai.

The level of traffic accidents in the Gunungsitoli city is quite high from year after year, reaching tens of cases. And it requires special attention from the whole society and government circles. The various causes of traffic accidents in the Gunungsiitoli city is a factor the behavior of drivers who violate traffic rules, lack of awareness of the importance of safety in traffic and poor road conditions in some places. Researchers try to examine how the coordination between agencies involved in the implementation of the traffic and road transport in the Gunungsitoli city. Researchers assume that good coordination produce a good performance in reducing the number of traffic accidents. With a high coordination and strong synergies between agencies the number of cases of accidents can be reduced. This is because all the institutions which involved to work together in conducting traffic education, law enforcement, provision of facilities and infrastructure and the construction and upgrading of roads and bridges that have the potential to lowering the level of traffic accidents. The method used in this study is a qualitative method. Data is sourced from primary data and secondary data. Primary data were obtained by direct observation in the field and doing interviews with personnel who working in relevant institutions about the duties and functions of each agency and find out how the condition of coordination that has been built all this time. While secondary data obtained from the documents relating to traffic accidents, especially in Gunungsitoli city. The results of study show that there is no expected coordination between the agencies involved to reducing the number of traffic accidents in Gunungsitoli city. Factors that lead to lack of coordination between institutions in reducing the number of traffic accidents in the Gunungsitoli city include the sectoral ego properties that linger in the body of the agency as a government agency. So it is difficult to reconcile each agency to sit together and discuss the problems of traffic particularly in view of the traffic accident. Another factor is inadequate of financial resources to fund the reduction of high number of traffic accidents program, and the weaknessof information systems to accommodate all the aspirations of interest groups. This study recommends that the government in this case the government agencies who involved in the implementation of traffic starting from the Mayor along with his staff, the Offices related include are the Department of Transportation, Department of Public Works, the providers of security and law enforcement namely the police; are willing to work together first as an associate member in the internal environment of the organization of traffic forum. And then invited the whole of society, there are: the businessmen, academic, until the general public to join and deliver what their aspirations to improve traffic in Gunungsitoli city, so that the reduction of number of traffic accidents as goal can be achieved.

Kata Kunci : Sinergi , Antar Instansi , Kecelakaan Lalu Lintas

  1. S2-2017-375780-abstract.pdf  
  2. S2-2017-375780-bibliography.pdf  
  3. S2-2017-375780-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2017-375780-title.pdf