Laporkan Masalah

EVALUASI PEDOMAN AUDIT BERBASIS SMET DALAM PELAKSANAAN AUDIT PADA KAP KUMALAHADI, KUNCARA, SUGENG PAMUDJI & REKAN DI YOGYAKARTA

SONY NURCAHYO, Prof. Dr. Slamet Sugiri., MBA., Akt

2017 | Tesis | S2 Akuntansi

Dalam melaksanakan pekerjaan audit seorang auditor harus melakukan perencanaan audit dengan sebaik-baiknya. Dengan demikian terdapat kewajiban bagi para auditor junior, senior, maupun supervisi untuk dapat melakukan perencanaan audit dengan baik, tepat, dan sesuai dengan standar yang berlaku secara umum dan standar yang berlaku pada KAP yang bersangkutan. KAP Kumalahadi, Kuncara, Sugeng Pamudji & Rekan (KKSP) mengadopsi standar perencanaan, pelaksanaan, pelaporan dan penyusunan kertas kerja audit berbasis SMET (Small and Medium - sized Entities Audit Templates) dari CA Sri Lanka. Dalam penerapannya, auditor KAP KKSP menemui kendala dalam penyajian dokumentasi kertas kerja audit berbasis SMET. Kendala ini terjadi karena kurangnya pemahaman maupun keahlian auditor dalam menerapkan SMET. Sehingga berdampak pada keterlambatan perencanaan, pelaksanaan dan pelaporan audit dalam penugasan audit. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif dengan melakukan observasi, dokumentasi dan wawancara untuk dapat memperoleh data serta informasi yang lebih akurat dan lengkap pada situasi dan kondisi yang ada. Selanjutnya dari hasil evaluasi, dibuatlah suatu kesimpulan dengan menunjukkan keterbatasan yang ada dan memberikan rekomendasi perbaikan kepada pihak KAP KKSP. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pedoman audit berbasis SMET di KAP KKSP dapat membantu para auditor dalam melakukan perencanaan, pelaksanaan, pelaporan, dan penyusunan kertas kerja audit karena telah terdapat template baku di dalam SMET. Namun, dalam penerapan template baku SMET idealnya diterapkan pada perusahaan dagang. Kendala lain yang ditemukan adalah kurangnya pemahaman serta keahlian auditor KAP KKSP dalam menyusun kertas kerja audit berbasis SMET, sehingga mengakibatkan keterlambatan dalam pelaporan maupun penyusunan kertas kerja audit.

In performing an audit, an auditor has to make the audit planning properly. Therefore, the junior auditor, senior auditor, and supervisor are having the responsibilities to do the planning properly, precisely, and according to the general principles and the principles that the public accountant firm followed. Kumalahadi, Kuncara, Sugeng Pamudji, and Partners Public Accountant Firm adopted planning, implementing, reporting, and preparing the working paper standards based on SMET (Small and Medium-sized Entities and Audit Templates) from CA Sri Lanka. In practice, auditors are facing some difficulties regarding the working paper presentation based-on SMET. This problem leads to planning, implementing, and reporting the audit delayment. The study uses qualitative descriptive method, using observation, documentation, and interview for conducting accurate and complete information according to the current situation and condition. Furthermore, after the evaluation the researcher makes the conclusion by showing the current limitation and gives recommendation to the public accountant firm. Result shows that SMET-based audit guidelines helps auditor in performing the audit because SMET consist of templates, therefore it can help auditor to understand the guideline better. But, the problem is the template is suitable only for trading companies. So if the firm has clients beside trading companies, it will cause a problem. Furthermore, the auditor in KKSP are still facing the difficulty to understand in preparing and reporting the working paper according to the SMET.

Kata Kunci : Kata Kunci: perencanaan audit, kertas kerja, small and medium-sized entities audit templates (SMET), auditor. / Keywords: audit planning, working paper, Small Medium-sized Entities Audit Templates (SMET), auditor

  1. S2-2017-375924-abstract.pdf  
  2. S2-2017-375924-bibliography.pdf  
  3. S2-2017-375924-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2017-375924-title.pdf