PERANAN DEWAN KEHORMATAN DAERAH TERHADAP PERSAINGAN TIDAK SEHAT ANTAR NOTARIS SEBAGAI DAMPAK DARI PENETAPAN TARIF JASA NOTARIS DI BAWAH STANDAR DI KOTA PEKANBARU
BAMBANG PRIYANTO, Dr. Djoko Sukisno, S.H., C.N.,
2017 | Tesis | S2 KenotariatanTujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis cara persaingan tidak sehat dengan tarif jasa Notaris dibawah standar, peranan Dewan Kehormatan Daerah dalam mengatasi terjadinya tarif jasa Notaris dibawah standar, dan sanksi yang diberikan terhadap Notaris yang melakukan persaingan tidak sehat sebagai dampak dari penetapan tarif jasa Notaris dibawah standar di Kota Pekanbaru. Penelitian ini merupakan penelitian empiris yaitu penelitian yang didasarkan pada data primer lapangan atau terhadap masyarakat dan penelitian ini membutuhkan data primer sebagai data utama disamping data sekunder. Subjek penelitian ini adalah Notaris yang melakukan penetapan tarif jasa dibawah standar di Kota Pekanbaru. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling. Metode analisis yang digunakan adalah metode berfikir analisis kualitatif dan penarikan kesimpulannya menggunakan metode berfikir induktif deduktif. Hasil penelitian ini menjunjukkan bahwa : (1) Persaingan tidak sehat dalam penetapan tariff jasa Notaris dilakukan dengan melakukan kerja sama dengan pihak lain seperti Developer dan Bank. (2) Dewan Kehormatan Daerah kota Pekanbaru dalam mengantisipasi terjadinya pelanggaran yaitu dengan memberikan penyuluhan, melakukan pembahasan rutin mengenai pelanggaran yang dilakukan oleh Notaris tertentu, serta melakukan pencarian fakta-fakta pelanggaran yang dilakukan oleh Notaris. (3) Pelanggaran atas penetapan honorarium dibawah standar yang dilakukan Notaris dapat dikenakan sanksi sesuai dengan Pasal 85 UUJN junto Pasal 6 ayat (1) dan (2) Kode Etik Notaris.
The purpose of this research is to identify and analyze unfair competition by setting the notaries fare below the standard., the roles of the Dewan Kehormatan Daerah in the face of sub-standard Notarial service fare and the sanctions imposed on Notaries who are involved in an unfair competition by setting the Notarial service fare below the standard fare in Pekanbaru city. This research is empirical - it is based on primary data obtained from the fields or the public. This research requires primary data to as the main data and accompanied by the secondary data. The subject of this research are Notaries who implemented substandard service tariffs in Pekanbaru city. Sampling technique used herein is purposive sampling. The analysis method is qualitative and the conclusion is drawn using inductive-deductive thinking. The result of this research is as follows: (1) There's an unhealthy competition in Notarial service tariff in cooperation with other parties, such as Developers and Banks. (2) The Dewan Kehormatan Daerah of Pekanbaru city anticipates such violation by conducting seminars and routinely discussing violations committed by the notaries as well as actively seek evidences of such violation by the Notaries. (3) Violation against standard honorarium for Notaries is subject to the sanctions stated in Article 85 of Law on Notarial Services (UUJN) juncto Article 6 Sections (1) and (2) of Code of Ethics of Notaries.
Kata Kunci : Persaingan Tidak Sehat, Tarif Jasa, Notaris