Laporkan Masalah

GAMBARAN TINGKAT PENGETAHUAN DAN PRAKTIK HIGIENE MENSTRUASI PADA SISWI BOARDING SCHOOL DI AREA RURAL KABUPATEN BANTUL

INTAN MILASARI, Wenny Artanty Nisman, S.Kep., Ns., M.Kes; Widyawati, S.Kp., M.Kes., Ph.D

2017 | Skripsi | S1 ILMU KEPERAWATAN

Latar Belakang: Higiene menstruasi merupakan aspek penting yang harus diperhatikan saat menstruasi. Ketersediaan akses informasi dan fasilitas penunjang berpengaruh terhadap pengetahuan dan praktik higiene menstruasi siswi boarding school terutama di area rural. Pada siswi boarding school, beberapa fasilitas yang digunakan secara bersamaan serta padatnya jadwal kegiatan menjadi suatu hambatn untuk melakukan higiene menstruasi. Oleh karena itu peneliti ingin melakukan pengkajian mengenai pengetahuan dan praktik higiene menstruasi untuk menentukan intervensi lebih lanjut. Tujuan: Mengetahui gambaran tingkat pengetahuan dan praktik higiene menstruasi pada siswi boarding school di kabupaten Bantul. Metode penelitian: Jenis penelitian yang dilakukan adalah deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Penelitian dilaksanakan pada Maret 2016- Mei 2017 dengan sampel 84 siswi salah satu boarding school di Bantul. Pengambilan data dilakukan menggunakan kuesioner dan analisis data dilakukan dengan analisis univariat. Hasil: Secara umum mayoritas responden telah memiliki pengetahuan yang tepat dan praktik yang sesuai. Mayoritas responden masih memiliki pengetahuan yang tidak tepat mengenai masa pubertas (56,0%), usia menarche (33,0%), periode menstruasi (42,9%), volume darah menstruasi (41,7%), penggantian celana dalam (60,7%) dan pembatasan aktifitas (52,4%). Dalam hal praktik, mayoritas responden masih melakukan praktik yang tidak sesuai dalam hal frekuensi keramas (33,3%), cara membersihkan organ genitalia (35,7%), frekuensi penggantian pembalut (54,8%) dan penggunaan material dalam membuang pembalut (97,6%). Kesimpulan: Mayoritas responden masih memiliki pengetahuan yang tidak tepat mengenai masa pubertas, usia menarche, periode menstruasi, volume darah menstruasi, penggantian celana dalam dan pembatasan aktivitas. Praktik yang masih tidak sesuai adalah frekuensi keramas, cara membersihkan organ genitalia, frekuensi penggantian pembalut serta material dalam membuang pembalut.

Background : Menstrual hygiene is an important aspect that needs attention during menstruation. Accessibility of information and supporting facillities affect the knowledge and menstrual hygiene practice of boarding school students, especially in the rural area. The use of the same facillities and the hectic schedule of activity hamper students to practice menstrual hygiene. Therefore, researchers want to conduct the assessment about knowledge and practice of menstrual hygiene to determine further intervention. Objective : To discover the description of knowledge level and menstrual hygiene practice on boarding school students in Bantul regency. Methods : The research type was descriptive quantitative with cross sectional approach. The study was conducted on March 2016 – May 2017 with 84 students of a boarding school in Bantul as the sample. Data collection and data analysis were conducted using questioner and univariate analysis. Result : Generally, the majority of respondents already have the appropriate knowledge and practices. The majority of respondents still had inappropriate knowledge about puberty (56,0%), menarche age (33,0%), menstrual period (42,9%), menstrual blood volume (41,7%), change of underwear (60,7%), and activity restriction (52,4%). They are also still had inappropriate practice in term of shampoo frequency (33,3%), how to clean genitalia organ (35,7%), change of pads frequency (54,8%), and use of materials to dispose the pads (97,6%). Conclusion : The majority of respondents still had inappropriate knowledge about puberty, menarche age, menstrual period, menstrual blood volume, change of underwear, and activity restriction. Practice that are still imappropriate are shampoo frequency, how to clean genitalia organ, change of pads frequency, and the use of materials to dispose the pads. Keywords : rural area, menstrual hygiene, menstrual hygiene knowledge, menstrual hygiene practice, boarding school.

Kata Kunci : area rural, higiene menstruasi, pengetahuan, praktik, siswi boarding school

  1. S1-2017-346427-abstract.pdf  
  2. S1-2017-346427-bibliography.pdf  
  3. S1-2017-346427-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2017-346427-title.pdf