Laporkan Masalah

HEDGING DALAM PIDATO CALON PRESIDEN AMERIKA SERIKAT TAHUN 2016

ZEYA FIRDAUS WIDYAKA, Dr. Aris Munandar, M. Hum.

2017 | Tesis | S2 Ilmu Linguistik

Penelitian ini mengkaji tentang penggunaan hedging dalam wacana politik, khususnya dalam pidato calon presiden Amerika Serikat tahun 2016. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengungkap bentuk, frekuensi, serta fungsi hedging dalam pidato penerimaan sebagai calon presiden. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dan kuantitatif. Metode kualitatif digunakan untuk mengungkap karakteristik dan fungsi dalam pidato tersebut. Sementara analisis secara kuantitatif digunakan untuk mencari frekuensi atau persentase penggunaan hedging yang ditemukan pada data. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik simak dan teknik catat. Data kemudian diklasifikasikan ke dalam bentuk dan fungsi hedging. Berdasarkan hasil dari analisis data, semua bentuk hedging yang diusulkan oleh Salager-Meyer dapat ditemukan pada calon presiden Amerika Serikat tahun 2016, diantaranya kata kerja bantu modal, kata kerja leksikal modal, perkiraan derajat, kuantitas, frekuensi, dan waktu, frasa modal ajektiva, adverbia, dan nomina, klausa pengantar, klausa if, dan gabungan pembentengan. Lebih lanjut, bentuk perkiraan derajat, kuantitas, frekuensi, dan waktu merupakan bentuk hedging yang paling banyak ditemukan, sedangkan compound hedges merupakan bentuk hedging yang paling sedikit ditemukan pada data. Berkaitan dengan fungsi hedging, data dalam penelitian ini dapat menunjukkan fungsi-fungsi hedging seperti yang telah diusulkan oleh Rabab'ah dan Rumman, fungsi-fungsi tersebut diantaranya untuk memitigasi klaim dengan menunjukkan ketidaktentuan, menyatakan kurangnya komitmen, mencari persetujuan dari pendengar dan untuk menyatakan kesopanan, menghindari kritik secara langsung terutama ketika memprediksi kejadian atau konsekuensi di masa mendatang, dan meminta keterlibatan pendengar.

This study examines the use of hedging in political discourse, especially in 2016 United States presidential candidates' speeches. The purpose of this study is to reveal the form, frequency, and functions of hedging in the acceptance speech. The method used in this research is qualitative and quantitative methods. Qualitative method is used to reveal the characteristics and functions of hedging in acceptance speech. While quantitative analysis is used to find the frequency or percentage of hedging use found in the data. The data were collected by using observation and note-taking technique. The data are classified into the form and the function of hedging. The results of the data analysis showed that all forms of hedging proposed by Salager-Meyer can be found in 2016 United States presidential candidates' speeches, namely auxiliary verbs; Modal lexical verbs; Adjectival, adverbial and nominal modal phrase; Approximators of degree, quantity, frequency and time; Introductory phrases; If-clauses; And compound hedges. Furthermore, approximators of degree, quantity, frequency and time are the most common form of hedging, while compound hedges are the least hedged form found in the data. With regard to hedging functions, the data in this study showed hedging functions as proposed by Rabab'ah and Rumman, such functions as mitigating claims by showing some kind of, expressing lack of full commitment, searching for acceptance from the audience and expressing politeness, avoiding direct criticism especially when predicting future events or consequences, and requesting the listeners' involvement.

Kata Kunci : Hedging, tipe dan fungsi, wacana politik, pidato penerimaan, pemilu Amerika Serikat.

  1. S2-2017-389058-abstract.pdf  
  2. S2-2017-389058-bibliography.pdf  
  3. S2-2017-389058-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2017-389058-title.pdf