Laporkan Masalah

PENILAIAN PROPERTI UNTUK PENATAAN DAERAH ALIRAN SUNGAI: STUDI SUB-DAERAH ALIRAN SUNGAI KALI PEPE KOTA SURAKARTA

M CHRISNA SATRIAGASA, Dr. Akhmad Makhfatih, M.A.

2017 | Tesis | S2 Ekonomika Pembangunan

Kota Surakarta merupakan wilayah yang memiliki nilai penting dalam lingkup regional, meskipun demikian kota bermasalah dengan banjir. Kerugian ekonomi terjadi pada wilayah terdampak banjir, demikian halnya dengan Kota Surakarta. Banjir yang terjadi di wilayah Kota ini tidak dapat terlepas dari kondisi wilayah hulu Sub-DAS Kali Pepe di Kabupaten Boyolali yang kerap memberikan banjir kiriman. Pengadaan tanah untuk kepentingan pembangunan hutan lindung yang dilakukan pada wilayah hulu Sub-DAS Pepe dapat menjadi salah satu alternatif pengurangan kerugian akibat banjir di Kota Surakarta. Tujuan dari penelitian ini yaitu (1) menghitung besarnya nilai penggantian wajar untuk pengadaan tanah di hulu Sub-Daerah Aliran Sungai (DAS) Kali Pepe, (2) menghitung besarnya penghindaran kerusakan dan kerugian akibat banjir di Kota Surakarta, (3) melakukan analisis kelayakan proyek pengadaan tanah di hulu Sub-Daerah Aliran Sungai (DAS) Kali Pepe untuk pembangunan hutan lindung. Penelitian ini menggunakan metode kemampuan lahan untuk menetapkan wilayah pengadaan tanah, sedangkan penghitungan nilai penggatian wajar (NPW) dihitung menggunakan pendekatan harga pasar. Hasil perhitungan NPW pengadaan tanah yaitu antara Rp284.083.647.197,00 (skenario 3) hingga Rp909.742.252.667,00 (skenario 1). Besarnya penghindaran kerusakan dan kerugian akibat banjir dihitung menggunakan metode benefit transfer dari hasil perhitungan kerusakan dan kerugian banjir Jabodetabek tahun 2007. Besarnya penghindaran kerusakan dan kerugian akibat banjir di Kota Surakarta yaitu antara Rp2.676.217.003,00 (skenario 3) hingga Rp33.743.579.808,00 (skenario 1). Analisis kelayakan finansial menunjukkan bahwa keempat skenario tidak layak untuk dijalankan, meskipun demikian analisis kelayakan dampak lingkungan dan sosial menunjukkan skenario 3 paling memungkinkan untuk dijalankan.

Surakarta City, city which has strategic location and regional importance as well. Nevertheless this city is troubled with flood problem. Flood problem causing huge economic losses in affected area, so it is with Surakarta City. Flood occur in this city is highly related with Kali Pepe's upstream condition in Boyolali Regency which frequently send numerous amount of water discharge. Land aquisition for protected forest expansion in Kali Pepe's Upstream could be an alternative to reduce economic lossess due to flood in Surakarta City. Aim of this research are (1) calculate acquisiton fee of land acquisition in Kali Pepe's Upstream, (2) calculate economic lossess avoidment value due to flood in Surakarta City, and (3) analyze the feasibility of land acquisition project. Land capability method is carried out in this research to define acquisition area, while acquisition fee is calculate using market value approach. Assessment result show the value of acquisition fee is in between Rp284.083.647.197,00 (scenario 3) up to Rp909.742.252.667,00 (scenario 1). The value of economic lossess avoidment is calculated using benefit transfer method from Jabodetabek's flood economic lossess assessment in 2007. Surakarta city could be advoid in between Rp2.676.217.003,00 (skenario 3) up to Rp33.743.579.808,00 (skenario 1) economic lossess due to the flood. Acquisition project feasibility is composed from financial feasibility also environmental and social feasibility. Acording to financial analysis, all four scenario were not feasible to execute. Nevertheless environmental and social analysis shown that scenario 3 is the most feasible to execute.

Kata Kunci : nilai penggantian wajar, nilai penghindaran dampak banjir, analisis kelayakan proyek

  1. S2-2017-391731-abstract.pdf  
  2. S2-2017-391731-bibliography.pdf  
  3. S2-2017-391731-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2017-391731-title.pdf