Laporkan Masalah

FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PERILAKU BUANG AIR BESARPADA MASYARAKAT DI DESA BANDAR BATAUGA KECAMATAN BATAUGA KABUPATEN BUTON SELATAN

ANNA DWIANA, Dr.Lucky Herawati, SKM, MSc.; Dr.Dra. Retna Siwi Padmawati, MS.

2017 | Tesis | S2 Ilmu Kesehatan Masyarakat

Latar Belakang :Desa Bandar Batauga adalah desa yang melaksanakan program STBM pilar 1 terkait stop buang air besar sembarangan namun dalam pelaksanaannya belum berjalan sesuai dengan harapan. Kasus kejadian diare yang tercatat di wilayah kerja Puskesmas Batauga juga sangat tinggi yakni sebanyak 304 kasus. Tujuan : Mengidentifikasi faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku masyarakat dalam buang air besar di desa Bandar Batauga kecamatan Batauga kabupaten Buton Selatan Metode :Jenis penelitian ini adalah metode kombinasi (mix method) dengan pendekatan convergent/ concurrentyakni menggabungkan kuantitatif dan kualitatif untuk memperoleh pemahaman yang komprehensif. Kontribusi keduanya untuk melihat masalah dari berbagai sudut dan berbagai perspektif. Jumlah sampel/responden untuk penelitian ini adalah sebanyak 110 yang terbagi atas 100 orang responden dan 10 orang informan. Hasil :Analisis menggunakan Chi-squaremenunjukkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara Pengetahuan p-value = 0,0117; PR = 0,635 dan Ketersediaan Sarana p-value= 0,0002; PR = 1,876 dengan perilaku Buang Air Besar Sembarangan (BABS). Kesimpulan :Perlu dilakukannya peningkatan kerjasama lintas sektoral antara petugas kesehatan, kepala lingkungan, serta masyarakat terkait penyuluhan kesehatan agar meningkatkan pengetahuan masyarakat dan dilakukannya program pengadaan jamban untuk menunjang sarana sanitasi dasar.

Background: Bandar Batauga village is the village which implements STBM program pillar 1 related stop open defecation but in practice has not been in line with expectations. Besides diarrhea cases recorded in Batauga health center is also very high, as many as 304 cases. Objective: To identify the factors associated with Community attitudes in defecation in Bandar Batauga village Batauga district South Buton Regency Methods: This study is study with mixed method, with convergent/ concurrent design to merge the results of the quantitative and qualitative data analysis, their combination contributes problem from multiple angles and multiple perspective. Number of samples/respondents for this study are as many as 110, divided over 100 respondents and 10 informants. Results : Chi-square analysis showed associated knowledge p-value = 0,0117; PR = 0,635 and facility availabilityp-value = 0,0002; PR = 1,876 with open defecationbehavior Conclusion : To improvement of cross-sectoral cooperation between health workers, heads of the environment, and communities related to helath education in order to increase the knowledge of the community and the program of toilet procurement to support basic sanitation facilities.

Kata Kunci : Faktor Predisposisi,faktor pemungkin,Faktor penguat, perilaku BAB, Predisposition factors, enabling factors, reinforcing factors, the behavior of defecation

  1. S2-2017-388060-abstract.pdf  
  2. S2-2017-388060-bibliography.pdf  
  3. S2-2017-388060-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2017-388060-title.pdf