KAJIAN KEAMANAN SEDIAAN NANOENKAPSULASI KOMBINASI EKSTRAK PEGAGAN (Centella asiatica) DAN JAHE (Zingiber officinalle) TERHADAP SELULIT DAN PENURUNAN LEMAK LOKAL PADA MANUSIA
ENY KUSTIOWATY, Prof. Dr. Zullies Ikawati.,Apt ; Dr. dr. Reza Yuridian Purwoko Sp.KK
2017 | Tesis | S2 Ilmu FarmasiPenggunaan obat herbal yang meningkat salah satunya sebagai antiselulit mendasari dilakukannya penelitian yang mengkaji aktivitas dan toksisitas pegagan dan jahe sehingga tidak menimbulkan reaksi yang tidak diinginkan . Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah kombinasi ekstrak Pegagan (Centella asiatica) dan Jahe (Zingiber officinale) dapat mempengaruhi kesehatan subjek, gejala subjektif apa saja yang dapat ditimbulkan serta pengaruh lama pemberian yang ditinjau dari parameter laboratorium dan klinis. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian eksperimental, non randomized design, pre dan post design, open label dengan 36 orang subjek wanita yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi yang telah ditentukan dan terbagi menjadi dua kelompok perlakuan yaitu 28 hari dan 42 hari. Kedua kelompok dilakukan pemeriksaan laboratorium dan klinis pada awal perlakuan dan setelah dinyatakan sehat mendapat perlakuan sediaan kombinasi ekstrak Pegagan dan Jahe dengan dosis oral 3000 mg yang diminum 2 kali sehari @3 kapsul selama 28 hari dan 42 hari. Pada hari ke 29 dan 43 dilakukan pemeriksaan parameter klinis dan laboratorium ( pemeriksaan fungsi hati, fungsi ginjal dan hematologi) yang digunakan sebagai data post perlakuan. Seluruh data pemeriksaan meliputi parameter klinik dan laboratorium di tabulasi. Selanjutnya data dibandingkan sebelum dan sesudah perlakuan antara kelompok perlakuan dengan uji Paired test dan perbedaan menggunakan T-test dengan taraf kepercayaan 95% (p< 0,05). Penggunaan kombinasi ekstrak pegagan dan jahe tidak memperburuk kesehatan manusia ditinjau dari parameter laboratorium dan klinis. Gejala subjektif yang timbul seperti diuresis, gangguan siklus haid, pusing dan mengantuk tidak mempunyai dampak klinik yang buruk terhadap tubuh sehingga obat uji ini aman untuk dikonsumsi. Lama pemberian 28 hari dan 42 hari tidak berpengaruh buruk terhadap kesehatan subjek ditinjau dari parameter laboratorium dan klinis
Increased use of herbal medicine as an anti-cellulite underlying research study that assess the toxicity of pegagan and ginger and do not cause unwanted reactions. This study aims to review determine whether the combination of pegagan (Centella asiatica) and Ginger (Zingiber officinale) extract can aggravate human health, subjective symptoms of what can be inflicted well as the influence of long treatment terms from the clinical and laboratory parameters. This study using an experimental research design, non-randomized design, pre and post-design, open label with 36 female subjects who meet the inclusion and exclusion criteria that has been determined and divided into two groups of treatment that is 28 days and 42 days. Both groups performed laboratory tests and clinical in early treatment and was declared healthy taxable income would be treated dosage combination Centella asiatica extract and ginger with 3000 mg dose oral taken 2 times a day @ 3 capsules for 28 days and 42 days. On the day 29 and 43 were conducted clinical examination and laboratory parameters (liver function, renal function and hematology) used as the data post treatment. Examination data includes clinical and laboratory parameters in the tabulation. Further data were compared before and after treatment between Paired test and difference testing and using T-test with 95% confidence level (p <0.05). The use of a combination of pegagan extract and ginger do not aggravate human health is reviewed from clinical and laboratory parameters. The subjective symptoms arise such as diuresis, menstrual cycle disorders, dizziness and drowsiness do not have clinical impact of bad ones so that the body against test drug safe consumed. And then, long treatment do not affect the health profile of the subject to be reviewed from clinical and laboratory parameters.
Kata Kunci : kajian keamanan, Pegagan (Centella asiatica), Jahe (Zingiber officinale), selulit