Laporkan Masalah

Penguasaan Tanah untuk Kegiatan Perkebunan Kelapa Sawit di Kawasan Hutan (Studi Kasus di Kecamatan Tenggulun Kabupaten Aceh Tamiang)

JANUARI PUTRI, Dyah Ayu Widowati, S.H., M.Kn.

2017 | Skripsi | S1 ILMU HUKUM

Penulisan Hukum ini adalah penelitian yang berfokus pada penguasaan tanah untuk kegiatan perkebunan kelapa sawit di kawasan hutan Kecamatan Tenggulun, Kabupaten Aceh Tamiang. Tujuan penulisan hukum ini adalah untuk mengetahu status penguasaan tanah untuk usaha perkebunan kelapa sawit di kawasan hutan di Kecamatan Tenggulun Kabupaten Aceh Tamiang dan menganalisis dampak yang ditimbulkan akibat masuknya usaha perkebunan kelapa sawit, serta mengetahui upaya pemerintah daerah dalam mengembalikan fungsi kawasan hutan di Kecamatan Tenggulun, Kabupaten Aceh Tamiang yang dipergunakan untuk perkebunan kelapa sawit. Pada penelitian ini, pendekatan yang digunakan adalah kombinasi antara pendekatan normatif dan pendekatan empiris. Pendekatan normatif-empiris mengandung sifat penelitian kepustakaan dan penelitian lapangan. Penelitian kepustakaan dilakukan untuk memperoleh data dengan menggunakan bahan hukum primer, sekunder, dan tertier. Penelitian lapangan dilakukan untuk menemukan secara spesifik dan realis tentang kehidupan masyarakat dengan menggunakan metode wawancara. Setelah data-data dikumpulkan selanjutnya dianalisis dengan metode kualitatif. Penelitian ini menemukan bahwa status penguasaan tanah untuk kegiatan usaha perkebunan kelapa sawit yang masuk ke dalam kawasan hutan di Kecamatan Tenggulun, Kabupaten Aceh Tamiang berada pada Pemerintah Aceh sebab belum ada legalisasi dari para pengusaha terhadap tanah yang digunakannya. Dampak masuknya usaha perkebunan kelapa sawit di kawasan hutan terbagi menjadi 2 (dua), pertama dampak positif yaitu menambah PAD (Pendapatan Asli Daerah), menyerap tenaga kerja, terjaminnya kehidupan para tenaga kerja, dibukanya akses jalan desa, pemerintah menjadi lebih memperhatikan kondisi hutan. Kedua, dampak negatif yaitu banjir, dan kerusakan ekosistem hutan. Upaya pemerintah daerah dalam mengembalikan fungsi kawasan hutan tersebut yaitu melaksanakan restorasi di kawasan hutan yang sebelumnya telah diokupasi/diduduki secara tidak sah oleh pengusaha perkebunan kelapa sawit.

This legal writing is a research that focused on land tenure for palm oil plantation activity on the forest area in Tenggulun subdistrict, Aceh Tamiang regency. Now the purposes of this legal writing are to know about land tenure status for palm oil plantation business on the forest area in Tenggulun subdistrict, Aceh Tamiang regency and analyze the impacts caused by the entering of palm oil plantation business, and to know the local government efforts to restore the function of the forest area in Tenggulun subdistrict, Aceh Tamiang used to palm oil plantation. This research use a combination between normative and empirical approach. normative-empirical approach comprises the type of literature study and field study. A literature study conducted to obtain data using primary, secondary, and tertiary legal materials. The field study conducted to find out specifically and realist about people life using interview method. After the data has been collected then analyzed by qualitative method. This research found that land tenure status for palm oil plantation business on forest area in Tenggulun subdistrict, Aceh Tamiang regency is on the Aceh government, because there is no legalization by the entrepreneurs to land uses. Impact by the entered of palm oil plantation business on forest area devided into two section. First, the positive impact such as increased local revenue, absorption of labor, opened of village road access, the government becomes more cared about the condition of the forest. Second, The negative impact were flood and damaged of the forest ecosystem. The local government efforts to restore the function of the forest area was implemented restoration on the forest area previously of illegally occupied by palm oil plantation entrepreneurs.

Kata Kunci : Penguasaan Tanah, Perkebunan Kelapa sawit, Kawasan Hutan

  1. S1-2017-304381-abstract.pdf  
  2. S1-2017-304381-bibliography.pdf  
  3. S1-2017-304381-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2017-304381-title.pdf