Laporkan Masalah

SISTEM IRIGASI PERTANIAN DESA BRAYUT PENDOWOHARJO SLEMAN D.I. YOGYAKARTA DALAM PERSPEKTIF KOSMOLOGI RUANG DAN WAKTU (Relevansinya Dengan Sikap Kesadaran Lingkungan)

FADHILA RACHMADANI, Prof. Dr. Joko Siswanto

2017 | Tesis | S2 Ilmu Filsafat

Penelitian Sistem Irigasi Pertanian Desa Brayut, Pendowoharjo, Sleman, D.I. Yogyakarta dalam Perspektif Kosmologi Ruang dan Waktu (Relevansinya dengan Sikap Kesadaran Lingkungan) berlatarbelakang ketertarikan peneliti terhadap keunikan tiga bendungan tradisional di desa Brayut serta kondisi geografis desa Brayut sebagai kawasan "Sabuk Inten". Peneliti mengkaji sistem irigasi pertanian desa Brayut menggunakan perspektif kosmologi ruang dan waktu, mengingat orientasi perkembangan zaman ke arah kemajuan teknologi berpeluang menggeser pemahaman serta pandangan masyarakat terhadap dunia yang semula mengutamakan keselarasan dengan alam dan lingkungan perlahan mengalami penurunan dalam memaknai realitas dunia. Tujuan penelitian ini menguraikan secara deskriptif tentang sistem irigasi pertanian desa Brayut, Sleman, Pendowoharjo, D.I. Yogyakarta; menguraikan analisis terhadap sistem irigasi pertanian desa Brayut dalam perspektif kosmologi ruang dan waktu; serta menguraikan analisis reflektif-filosofis yang terdapat pada sistem irigasi pertanian desa wisata Brayut dalam perspektif kosmologi ruang dan waktu serta relevansinya dengan sikap kesadaran lingkungan. Penelitian filsafat ini merupakan jenis penelitian pustaka yang didukung oleh data lapangan. Penelitian ini mengambil data pendukung melalui wawancara narasumber dan observasi lapangan di desa Brayut, Pendowoharjo, Sleman, D.I. Yogyakarta. Bahan yang digunakan dalam penelitian ini meliputi data primer dan data sekunder. Model analisis data dalam penelitian ini merujuk pada buku Metodologi Penelitian Filsafat karangan Anton Bakker dan Achmad Charris Zubair dengan metode Hermeneutika menggunakan unsur-unsur metodis yakni verstehen, interpretasi, holistika, dan refleksi. Hasil penelitian ini memberikan pemahaman filosofis akan fenomena alam pada sistem irigasi pertanian desa Brayut, Pendowoharjo, Sleman, D.I. Yogyakarta sebagai satu representasi kosmologi ruang dan waktu. Penelitian ini memberikan pemahaman akan analisis kosmologi ruang dan waktu terhadap sistem irigasi pertanian desa Brayut berkaitan dengan posisi ataupun kedudukan masyarakat Brayut beserta masyarakat petani desa Brayut sebagai substansi human di dalam struktur alam desa Brayut. Sistem irigasi pertanian desa Brayut dapat menjadi satu model bagi masyarakat petani di Indonesia guna membangun sistem irigasi pertanian berbasis tradisional yang sarat akan ciri khas pertanian Indonesia. Masyarakat petani di Indonesia beserta masyarakat Indonesia dapat turut mewujudkan sikap kesadaran lingkungan pada ranah pertanian dengan cara melangsungkan sistem irigasi pertanian berbasis tradisional yang memegang prinsip selaras dengan alam dan ramah lingkungan seperti pada sistem irigasi pertanian desa Brayut.

The background of this master research of Agricultural Irrigation System of Brayut Village, Pendowoharjo, Sleman, D.I. Yogyakarta in the Perspective of Cosmology Space and Time (In the Relevance with Environmental Awareness) originated from the researcher's interest in the uniqueness of three traditional dams in Brayut village and the geographical condition of Brayut village as "Sabuk Inten ". Researchers study agricultural irrigation system in Brayut village using the perspective of space and time cosmology, considering the developmental orientation of the era toward technological advances has the opportunity to shift the understanding and the view of the people to the world which previously put the harmony with nature and the environment slowly decreased in understanding the reality of the world. The purpose of this research is to describe about agricultural irrigation system of village of Brayut, Sleman, Pendowoharjo, D.I. Yogyakarta; Describes an analysis of the agricultural irrigation system of Brayut village in the perspective of space and time cosmology; and describes the philosophical-reflective analysis found in the irrigation system of agriculture in Brayut tourism village in the perspective of space and time cosmology and its relevance to the attitude of environmental awareness. This philosophycal research is a library research which is supported by field data. This research collects supporting data through the interview also an observation in the Brayut Village, Pendowoharjo, Sleman, D.I. Yogyakarta. The materials that used in this research included primary data and secondary data. The model analysis data in this research refers to the book of Metodologi Penelitian Filsafat by Anton Bakker and Achmad Charris Zubair using the Hermeneutics method with methodical elements verstehen, interpretation, holistic, and reflection. The results of this research is to give a philosophical understanding of natural phenomena in agricultural irrigation systems in the Brayut Village, Pendowoharjo, Sleman, D.I. Yogyakarta as a representation of cosmology space and time. This research is provide an understanding of the analysis of space and time cosmology of the agricultural irrigation system of Brayut village in relation to the position or position of Brayut community and the farmers of Brayut village as human substance in the natural structure of Brayut village. Agricultural irrigation systems in Brayut village can be a model for farmers in Indonesia to build traditional agriculture-based irrigation systems that are full of typical Indonesian agriculture. Farmers communities in Indonesia and the people of Indonesia can participate in realizing environmental awareness in the field of agriculture by establishing a traditional agriculture-based irrigation system that holds principles in harmony with nature and environmentally friendly as in the agricultural irrigation system of Brayut village.

Kata Kunci : Sistem Irigasi Pertanian, Kosmologi, Sikap Kesadaran Lingkungan