PENGARUH KOMPOSISI PEREKAT ASAM SITRAT - MALTODEKSTRIN DAN SUHU PENGEMPAAN TERHADAP SIFAT PAPAN PARTIKEL DARI PELEPAH SALAK (Salacca sp.)
ALFREDO SEPTIANO, Dr.Agr.Sc.Ragil Widyorini, S.T.,M.T.
2017 | Skripsi | S1 KEHUTANANPenggunaan asam sitrat sebagai perekat alami untuk papan partikel belum banyak dikembangkan. Asam sitrat sebagai perekat alami dapat dikombinasikan dengan bahan lain, seperti dengan tanin, sukrosa, dan pati. Komposisi dua jenis bahan yang memiliki karakteristik yang berbeda sebagai perekat diduga akan mempengaruhi suhu pengempaan yang optimal pada pembuatan papan partikel. Kombinasi asam sitrat dan maltodekstrin sebagai perekat belum pernah diteliti. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh interaksi komposisi perekat asam sitrat-maltodekstrin dan suhu pengempaan terhadap sifat fisika mekanika papan partikel pelepah salak. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap dengan 2 faktor, yaitu faktor komposisi asam sitrat : maltodekstrin (100 : 0, 87,5 : 12,5, 75 : 25, 62,5 : 37,5, dan 50 : 50) dan faktor suhu kempa (180 derajat C dan 200 derajat C). Bahan baku yang digunakan pada penelitian ini adalah pelepah salak. Pembuatan papan partikel dilakukan dengan waktu kempa selama 10 menit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa interaksi faktor komposisi perekat dan suhu kempa berpengaruh nyata terhadap nilai kerapatan, penyerapan air, pengembangan tebal, dan modulus elastisitas. Faktor suhu kempa berpengaruh nyata terhadap nilai kadar air, penyerapan air, pengembangan tebal dan modulus elastisitas. Faktor komposisi perekat berpengaruh nyata terhadap nilai kadar air, kerapatan, penyerapan air, pengembangan tebal, modulus elastisitas, dan keteguhan rekat internal. Perlakuan suhu kempa 180 derajat C dan komposisi asam sitrat : maltodekstrin (75 : 25) menghasilkan sifat fisika mekanika papan partikel pelepah salak teroptimal yang hampir seluruh sifatnya mampu memenuhi standar JIS A 5908 tipe 18 dengan nilai rata-rata kadar air 10,16%, kerapatan 0,90 g/cm3, penyerapan air 55,88%, pengembangan tebal 25,67%, modulus elastisitas 3,33 GPa, modulus patah 14,07 MPa, dan keteguhan rekat internal 0,65 MPa.
Utilization of citric acid as a natural adhesive for particleboard has not been much developed. The use of citric acid as a natural adhesive for particle board can be combined with other materials, such as sucrose, tannin and starch. Composition of two materials with different characteristics as adhesive can affect the optimum press temperature in particleboard manufacturing process. The use of citric acidmaltodextrin as an adhesive for particle board has never been done before. This research was aimed to analyze the composition of citric acid-maltodextrin adhesive and press temperature on physical and mechanical properties of particle board. This research used completely randomized design with two different factors, i.e composition of citric acid-maltodextrin (100 : 0, 87,5 : 12,5, 75 : 25, 62,5 : 37,5, and 50 : 50) and press temperature (180 degree C and 200 degree C). Salacca frond was being used as raw material in this research. The particle board were manufactured at press time of 10 minutes. The result of this research showed interaction of adhesive composition and press temperature significantly affected board density, water absorption, thickness swelling and modulus of elasticity. Press temperatrure significantly affected board density, moisture content, water absorption, thickness swelling, and modulus of. Adhesive composition significantly affected board density, moisture content, water absorption, thickness swelling, modulus of elasticity and intenal bond strength. Particle board made from salacca fronds with composition of citric acid : maltodextrin (75 : 25) and press temperature 180 degree C had optimum properties which almost all of the board properties could met JIS A 5908 standard type 18, with average values of moisture content at 10.16%, density at 0.90 g/cm3, water absorption at 55.88%, thickness swelling at 25.67%, modulus of rupture at 14.07 MPa, modulus of elasticity at 3.33 GPa, and internal bond strength at 0.65 MPa
Kata Kunci : asam sitrat, komposisi perekat, maltodekstrin, pelepah salak, suhu pengempaan.;adhesive composition, citric acid, maltodextrin, temperature, salacca frond.