Efektivitas Kegiatan Peragaan Lumba-Lumba Di Luar Areal Lembaga Konservasi
LENY HAPSARI DEWI, Dr.rer.nat, Sena Adisubrata, M.Sc.;Dr.Ir. Lies Rahayu, W.F., M.P.
2017 | Tesis | S2 Ilmu KehutananPeragaan satwa merupakan pemanfaatan satwa yang dapat dilakukan lembaga konservasi. Perhatian publik terhadap peragaan Lumba-Lumba semakin meningkat, untuk itu perlu dilakukan kajian efektivitas peragaan Lumba-Lumba di luar areal lembaga konservasi. Penelitian bertujuan mengkaji efektivitas peragaan Lumba- Lumba ditinjau dari aspek kesejahteraan satwa dan aspek edukasi serta merumuskan strategi kebijakan untuk kegiatan peragaan Lumba-Lumba di luar areal lembaga konservasi. Pengukuran efektivitas dilakukan dengan membandingkan kegiatan peragaan di dalam dan di luar areal lembaga konservasi. Penilaian aspek kesejahteraan satwa, menggunakan parameter sesuai dengan Pedoman Peragaan Lumba-Lumba, yaitu sarana prasarana, pakan, perawatan kesehatan, peragaan dan program breeding. Pengukuran efektivitas program edukasi menggunakan metode (Quasy Experiment) dengan rancangan One Group Pre test-Post test, data dianalisis menggunakan uji peringkat bertanda Wilcoxon, sedangkan tingkat prioritas strategi kebijakan dilakukan menggunakan AHP. Hasil penelitian aspek kesejahteraan satwa pada kegiatan peragaan di dalam areal lembaga konservasi mencapai nilai terbobot 96,8 sedangkan untuk kegiatan peragaan di luar areal lembaga konservasi sebesar 86,6 hal ini menunjukkan bahwa pengelolaan kegiatan peragaan lumba-lumba di dalam areal lembaga konservasi memiliki efektivitas yang lebih tinggi. Terdapat peningkatan pengetahuan pegunjung setelah menonton peragaan Lumba-Lumba baik di dalam maupun di luar areal lembaga konservasi. Perbaikan metode dan sarana prasarana dalam penyampaian program edukasi khususnya pada peragaan Lumba-Lumba di luar areal lembaga konservasi perlu dilakukan, sehingga selain meningkatkan pengetahuan diharapkan dapat meningkatkan kepedulian pengunjung terhadap upaya konservasi Lumba- Lumba. Prioritas strategi kebijakan peragaan Lumba-Lumba di luar areal lembaga konservasi yaitu menurunkan eksploitasi terhadap Lumba-Lumba, peningkatan kesejahteraan Lumba-Lumba, dan peningkatan pendidikan konservasi serta pengetahuan tentang Lumba-Lumba kepada masyarakat
Animals show that exploiting animal for demonstration can be done by oceanarium. Increased Public attention toward Dolphin show drives the study of effectiveness dolphin demonstration outside the conservation area. Objective of the study to assess the effectiveness of Dolphin show in terms of animal welfare and education also formulate policy strategies for dolphin show activities outside the conservation area. The effectiveness of dolphin show measured by comparing show activities inside and outside the conservation area. The assessment of animal welfare used parameters adapted from Guidelines for Dolphins Show i.e. facilities for infrastructure, feed, health care, demonstrations and breeding programs. Measured the effectiveness of education program used the Quasy Experiment method with One Group Pretest - Posttest design, analyzed by Wilcoxon marked rank test, and policy priority level was done used AHP. The value of animal welfare aspect in show activity inside and outside oceanarium are 96,8 and 86,6 respectively, indicated that management inside have higher effectiveness than outside oceanarium area. From inside and outside oceanarium area increase the visitor knowledge by watch the Dolphin show. Increasing the visitor awareness could be done by improving the methods and infrastructure facilities in the educational programs, especially in the Dolphin show outside the oceanarium area. The priorities strategy of dolphin show outside the oceananium area include degrading the exploitation of dolphins, improving the welfare of dolphins, and increasing conservation education and knowledge of dolphins to the community.
Kata Kunci : Efektivitas, Peragaan Lumba-Lumba, Lembaga Konservasi;Effectiveness, Dolphin Show, Oceanarium