Laporkan Masalah

PENILAIAN TINGKAT PENGETAHUAN, SIKAP DAN PRAKTEK PENGGUNAAN ANTIBIOTIK PADA MASYARAKAT KABUPATEN SAMBAS PROVINSI KALIMANTAN BARAT

MAGHFIROTI FITRI, Dr. Chairun Wiedyaningsih, M.Kes., M.App.,Sc, Apt.; Dr. Dwi Endarti, M.Sc., Apt.

2017 | Tesis | S2 Ilmu Farmasi

Penggunaan obat yang tidak rasional adalah salah satu masalah utama di bidang kesehatan. Salah satu penggunaan obat yang tidak rasional biasanya yang sering terjadi adalah pada penggunaan antibiotik. Penelitian ini di lakukan di Kabupaten Sambas, karena belum pernah ada dilakukan penelitian tentang pengetahuan, sikap dan praktek penggunaan antibiotik di Kabupaten Sambas Provinsi Kalimantan Barat. Pengambilan data diambil secara cluster random sampling untuk tiap desa sebagai sampel. Responden adalah orang yang telah menggunakan antibiotik pada 6 bulan terakhir. Jumlah sampel sebanyak 400 responden. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan rancangan cross sectional dengan menggunakan instrumen kuesioner dari penelitian sebelumnya yang sudah di modifikasi dan sudah melewati uji validitas dan reliabilitas. Data dianalisis dengan Chi Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar masyarakat masih belum tepat dalam penggunaan antibiotik, rendahnya tingkat pengetahuan masyarakat terhadap penggunaan antibiotik (51%), dan sikap negatif masyarakat terhadap penggunaan antibiotik (63,75%). Ada hubungan signifikan antara tingkat pengetahuan dan sikap terhadap penggunaan antibiotik (p=0,000). Ada hubungan antara umur (p=0,014), pendidikan (p=0.000),bidang pekerjaan (p=0,001) dan pendapatan (p =0,008) yang berpengaruh signifikan terhadap tingkat pengetahuan. Ada hubungan antara umur, jenis kelamin (p=0,019) pendidikan(p=0,000), pekerjaan (p=0,000), bidang pekerjaan (p=0,000) dan pendapatan(p=0,000) terhadap sikap penggunaan antibiotik.

Irrational use of drugs is one of the main problem in the health sector. One of the irrational use of drugs is the use of antibiotics. This study in Sambas, because there has never been study about knowledge, attitude and practice towards antibiotic use among the public in Sambas of West Kalimantan Province. The study was cluster random sampling technique. Respondents are those who have used antibiotics in the last 6 months. The total sample of 400 respondents. This study is a descriptive cross-sectional design using instrument questionnaire from previous study that has been modified and has passed the test of validity and reliability. Data were analyzed using Chi Square. The results showed that the majority of people are misconceptions regarding antibiotic use, the low level of public knowledge on the use of antibiotics (51%), and negative attitudes of society towards the use of antibiotics (63.75%). There was a significant correlation between the level of knowledge and attitudes towards the use of antibiotics (p = 0.000). There is a relationship between age (p = 0.014), education (p = 0.000), field work (p = 0,001) and earnings (p = 0.008) were significant effect of knowledge.

Kata Kunci : pengetahuan, sikap, praktek, penggunaan antibiotik, masyarakat sambas

  1. S2-2017-387434-abstract.pdf  
  2. S2-2017-387434-bibliography.pdf  
  3. S2-2017-387434-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2017-387434-title.pdf