COMPARISON OF PSYCHOPATHIC TRAITS BETWEEN CHRONIC BENZODIAZEPINE USER AND NON-USER IN YOGYAKARTA BASED ON MINNESOTA MULTIPHASIC PERSONALITY INVENTORY-2 TEST
KEVIN RAMANDA P, dr. Silas Henry Ismanto, Sp. KJ; dr. Irwan Supriyanto, Ph.D
2017 | Skripsi | S1 PENDIDIKAN DOKTERLatar Belakang: Di seluruh dunia, penyalahgunaan obat terlarang merupakan situasi umum yang bisa mengakibatkan kecanduan. Perilaku penyalahgunaan zat menyebabkan kecanduan obat-obatan. Penyimpangan psikopat yang memiliki karakteristik gangguan kepribadian antisosial, orang yang mengalami kecemasan serta ketidaknyamanan dalam situasi sosial. Di sisi lain, benzodiazepine biasanya diresepkan untuk mengobati situasi seperti itu. Ini memberi efek menenagkan dalam jangka pendek, mudah didapat, dan relative murah, sehingga membuat benzodiazepine rentan disalahgunakan. Tujuan: Menemukan hubungan antara tingkat penyimpangan psikopat dan penggunan benzodiazepine pada pengguna benzodiazepine dibandingan dengan yang bukan pengguna dengan membandingkan hasil uji MMPI-2. Metode: Rancangan penelitian ini adalah penelitian analitik deskriptif dengan rancangan cross sectional. Tabel, grafik, dan persentase distribusi akan disajikan sebagai data. Untuk analisis statistic, Pearson Chi-square dan Fisher's Exact Test akan digunakan. Subjek penelitian adalah pengguna benzodiazepine yang telah didiagnosis oleh psikiater dari rumah sakit jiwa Sardjito dan dari praktik pribadi psikiater setempat. Subjek akan diukur skala klinis dan kontennya yang terkait dengan penyimpangan psikopat dengan menggunakan uji MMPI-2. Subjek yang bukan pengguna juga akan diukur skala klinis dan kontennya dengan menggunakan uji MMPI-2.. Hasil: Usia rata-rata pengguna benzodiazepine 2 tahun lebih tua dari kelompok kontrol. Status pendidikan pengguna benzodiazepine lebih rendah dari kelompok kontrol. 5 dari 7 variabel menunjukkan signifikansi penggunaan benzodiazepine dan sifat psikopat. Kesimpulan: Ada perbedaan sifat psikopat pada pengguna benzodiazepine kronis dan bukan pengguna.
Background: Throughout the whole world, drug abuse is a common situation which can result in addiction. Substance abuse behavior leads to drug addiction. Psychopathic deviation which has characteristics of antisocial personality disorder people that experiences anxiety as well as discomfort in social situation. On the other hand, benzodiazepine is usually prescribed to treat such situation in the world. It provides short term sedation, easy to obtain, and relatively cheap, thus making benzodiazepine prone to be abused. Objective: Discovering association between psychopathic deviate level and benzodiazepine usage in benzodiazepine user compared to non-users by comparing its MMPI-2 test results. Method: The design of the study is a descriptive analytic study with a cross sectional design. Table, graph, and percentage distribution will be presented as the data. For statistical analysis, Pearson Chi-square and Fisher's Exact Test will be used. Research subjects are benzodiazepine users that had been diagnosed by psychiatrist from Sardjito Hospital psychiatry ward and from local psychiatrist's private practice. The subject will be measured its clinical and content scale that related to psychopathic deviate using MMPI-2 test. Also the non-user subjects will also be measured its clinical and content scale using MMPI-2 test. Result: Mean age of benzodiazepine users is 2 years older than control group. Educational status in benzodiazepine users is lower than control group. 5 out of 7 variables show significance of benzodiazepine usage and psychopathic traits. Conclusion: There is difference of psychopathic traits in chronic benzodiazepine user and non-user.
Kata Kunci : benzodiazepine, psychopathic trait, mmpi-2