PERILAKU KEBERSIHAN LINGKUNGAN DAN HIGIENE PEMILIK KUCING DENGAN DERMATOMIKOSIS DI WILAYAH KABUPATEN KLATEN
ANASTASCIA ARYSTHIA, Dr. drh. Sitti Rahmah Umniati, SU.; Dr. Ira Parasmatri, M. Si
2017 | Tesis | S2 Ilmu Kesehatan MasyarakatDermatomikosis merupakan salah satu penyakit zoonosis yang cukup banyak terjadi di masyarakat namun belum menjadi perhatian, terutama disebabkan oleh jamur Trycophyton spp. dan Microsporum spp. Pada saat ini memelihara kucing telah menjadi sebuah trend dan hobi yang mencakup semua umur dan jenis kelamin masyarakat, penularan spora jamur dari kucing ke manusia sangat besar potensinya pada masyarakat yang memiliki kucing. Tujuan dari penelitian ini untuk mengkaji hubungan perilaku kebersihan lingkungan masyarakat dan higiene perorangan pemilik kucing dengan kejadian dermatomikosis di wilayah Kabupaten Klaten. Metode penelitian yang akan dilakukan adalah penelitian deskriptif dengan desain kasus kontrol. Sampel penelitian adalah para pemilik kucing yang mengunjungi Klinik Hewan ABC Klaten sebanyak 60 orang.Metode : penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan desain kasus kontrol di Kabupaten Klaten Jawa Tengah. Hasil : Pengetahuan terhadap kesehatan lingkungan menurut analisis bivariat memiliki hubungan dengan kejadian penyakit dermatomikosis dengan nilai p-value 0,001 dan nilai OR sebesar 6,54. Sikap kebersihan lingkungan menurut analisis bivariat memiliki hubungan dengan kejadian penyakit dermatomikosis dengan nilai p-value 0,000 dan nilai OR sebesar 21,36. Higiene pemilik kucing menurut analisis bivariat memiliki hubungan dengan kejadian penyakit dermatomikosis menurut analisis bivariat memiliki hubungan dengan kejadian penyakit dermatomikosis dengan nilai p-value 0,000 dan nilai OR sebesar 58,50. Kesimpulan : Bagi para pemilik kucing lebih meningkatkan kesadaran akan pentingnya pengetahuan tentang kesehatan lingkungan terkait dengan dampak dari memelihara kucing dan kesadaran dalam berperilaku sehat untuk mencegah terjadinya penularan penyakit dari hewan ke manusia.. Selain itu bagi para pemilik kucing lebih meningkatkan higiene diri sendiri dimulai sejak dini untuk menjaga kesehatan.
Background : Dermatomycosis is a zoonotic disease which is quite a lot happening in the community but not yet a concern, mainly caused by the fungus Trycophyton spp. and Microsporum spp. At this time a cat has become a trend and hobbies that include all ages and gender of the public, transmission of fungal spores from cat to human is huge potential in the community who has a cat. Objective : to study behavioral relationships between environmental cleanliness and personal hygiene community with events Dermatomycosis cat owners in the district of Klaten. The research method that will be done is a descriptive study with case control design. Samples are cat owners who visited Klaten ABC Animal Clinic 60 people. Methods : This study was a descriptive study with case control design in Klaten regency, Central Java. Results : Knowledge of environmental health by bivariate relationship with the incidence of disease Dermatomycosis with p-value 0.001 and OR value of 6.54. Environmental hygiene behavior by bivariate relationship with the incidence of disease Dermatomycosis with p-value of 0.000 and OR value of 21.36. Hygiene cat owners by bivariate relationship with the incidence of the disease Dermatomycosis by bivariate relationship with the incidence of disease Dermatomycosis with p-value of 0.000 and OR value of 58.50. Conclusion : For the owners of cats are raising awareness of the importance of knowledge about the health of the environment associated with the impact of cats and awareness in healthy behaviors to prevent transmission of disease from animals to humans. In addition to the cat owner further improve hygiene yourself started early to maintain health.
Kata Kunci : Dermatomikosis, kucing, manusia, Dermatomycosis, cats