Laporkan Masalah

KINERJA KOPERASI WISATA MINA BAHARI 45 DI KAWASAN PANTAI DEPOK, KABUPTEN BANTUL TAHUN 2009-2014

WIDODO LESTARIYADI, DRA. AMBAR TEGUH SULISTIYANI, M.SI.

2017 | Skripsi | S1 ILMU ADMINISTRASI NEGARA (MANAJEMEN DAN KEBIJAKAN PUBLIK)

Abstraksi Koperasi Wisata Mina Bahari 45 dididirikan di kawasan pantai Depok desa Parangtritis kecamatan Kretek, kabupaten Bantul. Bentuk dari Koperasi Wisata Mina Bahari 45 adalah koperasi serba usaha. Dengan demikian, sebuah badan usaha yang berbentuk koperasi dalam menjalankan kegiatan usahanya harus berlandaskan prinsip, nilai dan norma yang telah diatur dalam undang-undang nomor 25 tahun 1992 tentang perkoperasian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kinerja dari Koperasi Wisata Mina Bahari 45, dalam menjalankan usaha sebagai badan usaha yang berbentuk koperasi. Analisis data dilakukan dengan memahami dan merangakai data-data yang telah dikumpulkan secara sistematis. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif, data-data diperoleh dengan cara observasi, dokumentasi, wawancara langsung pada pengurus dan anggota koperasi dan pengumpulan data sekunder yang terkait dengan Koperasi Wisata Mina Bahari 45. Hasil analisis terhadap kinerja koperasi akan diperkuat kembali dengan melihat faktor-faktor yang berpengaruh. Sehingga gambaran mengenai kinerja dari sebuah koperasi dapat dijelaskan dengan sangat baik. Terdapat dua faktor penting yang masing-masing memiliki indikator yang dapat diukur. Faktor-Faktor tersebut adalah Kualitas Sumber Daya Manusia dan Kualitas Peraturan. Kata Kunci : Koperasi, Kinerja Koperasi, Fakor-faktor yang berpengaruh

Measuring the Performance of Koperasi Wisata Mina Bahari 45 in Depok coastal area, Bantul regency 2009-2014 Koperasi Wisata Mina Bahari 45 was established on Depok coastal area, which is located on Parangtritis village, Kretek subdistrict, Bantul. It takes form of co-operative business (koperasi serba usaha). Therefore, in dealing with its activities certain principles, values, norms, and rules that are legally regulated on UU nomor 25 tahun 1992 tentang perkoperasian must be obeyed. The main purpose of this research is to measure the performance of Koperasi Wisata Mina Bahari 45, in doing its role as a cooperative-based business entity. Data analysis was done by understanding and arranging data that are gathered systematically. This is a qualitative research, which data are obtained through observation, documentation, direct interviews, and also secondary data gathering related to Koperasi Wisata Mina Bahari 45. The analysis result on Koperasi Wisata Mina Bahari 45 performance will be supported by involving some key factors, so it could present the particular performance clearly. There are two key factors that have measurable indicators. Those are: human resources quality, and rules quality. Keywords: Cooperative, cooperative performance, key factors.

Kata Kunci : KOPERASI, KINERJA KOPERASI, FAKTOR-FAKTOR YANG BERPENGARUH