Laporkan Masalah

TANGGAPAN MASYARAKAT DESA TEGALDOWO KECAMATAN GUNEM KABUPATEN REMBANG TERHADAP PEMBANGUNAN PABRIK SEMEN DI HUTAN PEGUNUNGAN KENDENG

NINING SAPITRI, Dr.Ahmad Maryudi, M.For

2017 | Skripsi | S1 KEHUTANAN

Pembangunan pabrik semen merupakan salah satu prioritas kebijakan industri di Indonesia. Prioritas kebijakan tersebut sering kali mengancam kualitas lingkungan yang sangat mungkin mengancam kehidupan dan penghidupan masyarakat sekitar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tanggapan masyarakat terhadap pembangunan pabrik semen di Hutan Pegunungan Kendeng. Penelitian ini dilakukan di Tegaldowo, Kecamatan Gunem, Kabupaten Rembang. Beberapa kawasan desa ini digunakan sebagai sumber bahan baku semen yang dibangun. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kasus. Data dikumpulkan dengan cara observasi dan wawancara mendalam dengan informan kunci. Pembangunan pabrik semen yang dimaksud memunculkan beragam tanggapan. Baik positif maupun negatif. Penilaian positif warga berhubungan dengan peluang pekerjaan baru, CSR bagi pembangunan infrastruktur desa. Sedangkan tanggapan negatif secara umum berkenaan dengan potensi kerusakan lingkungan.

The construction of cement factories has been made as one of the policy priorities in Indonesia. The policy priority often threaters the quality of the environment that may adversely affect the life and livehood of local people. This research aim is explore the responses of the local to the construction of cement factory in the forest of Kendeng Mountains. This research was conducted in Tegaldowo Village Gunem Sub Distric, Rembang Distric. Case study was employed as the main research approach. Data were collected through observation and in-depth interviews with key informants. The constuction of the aforementioned cement factory drew both positive and negative responses. The positive arguments were associated with the employment opportunities and the fund if corporate social responsibility for the contruction off the village infrastructure. The negative concern was primarilly associated with environment degradation.

Kata Kunci : public response, construction of cement factory, Kendeng Mountainstanggapan masyarakat, pembangunan pabrik semen, pegunungan Kendeng;